Harga BBM Naik, Buruh Minta Revisi UMK

Rabu, 03 Desember 2014 - 18:48 WIB
Harga BBM Naik, Buruh...
Harga BBM Naik, Buruh Minta Revisi UMK
A A A
BANDUNG - Belum dimasukkannya komponen kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) membuat kalangan buruh meminta revisi. Pasalnya, kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp2.000/liter cukup memberatkan bagi kalangan buruh.

Ketua Umum DPP Serikat Pekerja Nasional (SPN) Iwan Kusmawan mengatakan, kalangan buruh dan pekerja meminta pemerintah daerah melalui gubernur untuk merevisi nominal UMK dan UMP tersebut.

Menurutnya, melakukan revisi UMK dan UMP dengan memasukkan poin kenaikan BBM bersubsidi menjadi kewajiban dari kepala daerah di seluruh Indonesia.

"Harga-harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) meningkat tinggi karena kenaikan harga BBM bersubsidi. Dan itu memberatkan bagi kami. Karenanya, revisi UMK dan UMP harus disesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini," ujarnya kepada wartawan, Rabu (3/12/2014).

Dia menyebutkan, pihaknya mengajukan revisi UMK dan UMP dinaikkan minimalnya sekitar 20% dari UMK dan UMP yang telah ditetapkan sebelumnya. Angka tersebut, kata dia, berdasarkan hasil survey kepokmas di pasar-pasar pasca kenaikan BBM.

"Kenaikan harga kepokmas mencapai 1,5-2 kali lipat dari sebelum kenaikan harga BBM bersubsidi. Kenaikan UMK dan UMP sebesar 20% sebuah kewajaran saya rasa," katanya.

Untuk itu, pihaknya mendesak kepada seluruh kepala daerah termasuk gubernur Jawa Barat untuk segera melakukan revisi UMK dan UMK. Jika keinginannya tidak diindahkan oleh kepala daerah termasuk pemerintah pusat, kata dia, maka para buruh akan melakukan aksi mogok nasional.

"Mau tidak mau kami melakukan aksi mogok nasional pada tanggal 10-11 Desember ini. Aksi mogok nasional ini dibalut dalam tema 'Aksi Buruh Nasional'. Aksi mogok nasional ini, akan digelar di seluruh Indonesia," tambahnya.

Dia menyebutkan, aksi mogok nasional di Jakarta akan dipusatkan di Bundaran HI dan Istana Presiden, sedangkan di Jawa Barat akan dipusatkan di Gedung Sate. Tidak hanya itu, pihaknya bahkan akan melumpuhkan pusat-pusat industri seperti di Bekasi dan Karawang.

"Aksi mogok nasional ini merupakan klimaks dari kebijakan-kebijakan pemerintah dan kepala daerah yang tidak peduli dan pro kepada para buruh. Selama ini para buruh menjerit dengan kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah," tandasnya.

Sebelumnya, semua daerah di Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tanggal 21 November lalu. Namun, penetapan UMK dan UMP tersebut belum mengakomodir kenaikan BBM Bersubsidi yang secara resmi diberlakukan sejak tanggal 18 November lalu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved