DPR Ragukan Kerja Tim Reformasi Tata Kelola Migas

Sabtu, 06 Desember 2014 - 12:44 WIB
DPR Ragukan Kerja Tim...
DPR Ragukan Kerja Tim Reformasi Tata Kelola Migas
A A A
JAKARTA - DPR RI meragukan kerja dan upaya Tim Reformsi Tata Kelola Migas untuk memberantas mafia migas, yang selama ini jadi biang keladi bobroknya tata kelola minyak dan gas di Indonesia.

Ketua Komisi VII DPR RI, Kardaya Warnika mengemukakan, keraguan tersebut lantaran tim yang diketuai ekonom Faisal Basri ini wewenangnya hanya berada di bawah Kementerian ESDM.

"Ini ada Tim Reformasi, ini tuh timnya siapa? Timnya ini seingat saya berdasarkan berita dibentuk Menteri ESDM. Artinya di bawah yurisdiksi Kementerian ESDM," ujarnya dalam acara talkshow Polemik Sindo Trijaya, di Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

Lebih lanjut, dia menuturkan, wewenang tim yang hanya di bawah Menteri ESDM menjadikan keterbatasan mereka untuk masuk di lintas Kementerian.

Lantaran keterbatasan tersebut, Faisal Cs pun tidak bisa mengulik urusan yang berada di bawah kementerian lain, seperti Kementerian BUMN.

"Pertanyaannya apakah nanti bisa ngurusi urusannya Menteri BUMN. Masuk ke Petral. Urusan BUMN diurus Menteri BUMN. Karena timnya tim pemerintah," jelasnya.

Terkait keberadaan Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), yang sering disebut sebagai sarang mafia migas, sejatinya Tim ini tidak memiliki wewenang. Sebab, Petral sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero) merupakan kewenangan Menteri BUMN.

"Belakangan ini bahwa tim ini tadinya harapan besar, tapi kayaknya karena timnya segini menyelesaikan semuanya. Kalau pemberantasan mafia migas, punya kewenangan enggak? Kalau cuma sekadar ini itu, tidak punya kewenangan, kasihan timnya ini. Publik pun bingung," tandasnya.

(Baca: Pemerintah Turut Andil Kerugian Akibat Mafia Migas)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen Migas Dinonaktifkan...
Dirjen Migas Dinonaktifkan Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Pertamina Kembali Masuk...
Pertamina Kembali Masuk Fortune Global 500, Legislator: Sejak Dulu Bisa Jadi Kelas Dunia
Digitalisasi Pertamina,...
Digitalisasi Pertamina, Tingkatkan Efisiensi, Kinerja, dan Daya Saing
Terapkan SMAP, Tata...
Terapkan SMAP, Tata Kelola Usaha Hulu Migas Kian Transparan dan Cepat
Pengganti SKK Migas,...
Pengganti SKK Migas, BUMN dan Lembaga Khusus Bisa Kelola Migas
Kejagung Periksa Kepala...
Kejagung Periksa Kepala SKK Migas di Kasus Tata Kelola Minyak Pertamina
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
22 menit yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
42 menit yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
1 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved