Bank Dunia Prediksi Inflasi RI 2015 Capai 7,5%

Senin, 08 Desember 2014 - 11:38 WIB
Bank Dunia Prediksi...
Bank Dunia Prediksi Inflasi RI 2015 Capai 7,5%
A A A
JAKARTA - Bank Dunia memprediksi bahwa inflasi Indonesia pada 2015 mencapai 7,5% akibat dari naiknya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Kendati demikian, dampak kenaikan BBM tersebut hanya bersifat sementara. Jika tidak ada gejolak lainnya, inflasi diperkirakan akan menurun pesat sebelum akhir 2015.

‎Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop mengatakan, penghematan fiskal sebesar lebih dari Rp100 triliun dari penyesuaian harga BBM memberikan ruang kepada pemerintah untuk menambah belanja publik bagi sektor-sektor prioritas, seperti pelayanan kesehatan.

Dia menjelaskan, Indonesia menghabiskan hanya 1,2% dari produk domestik bruto (PDB) untuk pelayanan kesehatan‎, yang merupakan alokasi terendah bila dibandingkan negara-negara lain di dunia.

"Pembelanjaan yang lebih baik, termasuk untuk pelayanan kesehatan dan program-program perlindungan sosial dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan yang telah melambat beberapa tahun terakhir," papar dia ‎dalam acara laporan perkembangan kuartalan perekonomian Indonesia oleh Bank Dunia di Jakarta, Senin (8/12/2014).

Dia melanjutkan, tanpa dukungan tambahan terhadap upaya pengentasan kemiskinan, tingkat kemiskinan di Indonesia yang kini mencapai 11,3% akan tetap berada di atas 8% pada 2018.

Kendati demikian, dia menjelaskan, masih banyak tantangan lain yang harus dihadapi. Misalnya, sampai akhir Oktober, penyerapan belanja modal pemerintah hanya 38% dari persiapan pendanaan untuk 2014. Angka itu jauh di bawah angka pada 2012 dan 2013 pada periode yang sama.

Sementara itu, defisit neraca berjalan berkurang sedikit, yakni di angka USD6,8 miliar atau 3,1% dari PDB pada kuartal III tahun ini.

"Penurunan bertahap diperkirakan akan terus berlangsung dan defisit neraca berjalan diperkirakan mencapai 2,8% pada tahun 2015 mendatang," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
18 menit yang lalu
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
1 jam yang lalu
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
1 jam yang lalu
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
4 jam yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
5 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
7 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved