Perusahaan BUMN Dilarang Ikut Tender Konstruksi Rp30 M

Selasa, 09 Desember 2014 - 13:13 WIB
Perusahaan BUMN Dilarang...
Perusahaan BUMN Dilarang Ikut Tender Konstruksi Rp30 M
A A A
JAKARTA - Perusahaan pelat merah untuk jasa konstruksi seperti PT Hutama Karya, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT Waskita, PTPP dan BUMN lainnya dilarang mengikuti proses tender proyek konstruksi senilai Rp30 miliar.

Hal ini sejalan dengan nota kesepahaman mengenai pelelangan proyek konstruksi senilai dan di bawah Rp30 miliar antara Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Jadi pada dasarnya kami menginstruksikan BUMN-BUMN di jasa konstruksi tidak ikut tender proyek Rp30 miliar ke bawah," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soermano di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (9/12/2014).

Dalam nota kesepahaman yang ditandatangi bersamaan dengan pembukaan Rapimnas Gapensi ini, ditegaskan bahwa BUMN konstruksi dilarang mengikuti proyek senilai Rp30 miliar.

"Kan simple saja, tadi MoU itu pada dasarnya Gapensi meminta supaya BUMN-BUMN itu dalam tender proyek Rp30 miliar ke bawah, maka BUMN tidak ikut serta, jadi itu simple," jelasnya.

Lebih lanjut Rini mengatakan, pihaknya juga akan memperbaiki peraturan dan kepastian hukum mengenai proyek berkelanjutan untuk pengusaha.

Rini menambahkan, jika dalam pemerintahan sebelumnya ada proyek yang tidak dijalankan, maka sepenuhnya adalah tanggung jawab pemerintahan sebelumnya.

"Misalnya mengenai proyek kereta api itu ada hubungannya policy pemerintah secara menyeluruh, itu batal kenapa kita enggak tahu, itu dalam pemerintah sebelumnya. Sekarang kami melihat kembali semuanya itu tidak terlepas dari menteri-menteri terkait dalam hal ini seperti kereta api itu hubugannya dengan Kemenhub. Jadi sedikit beda ya," pungkas dia.

(Baca: Gapensi-KBUMN Teken MoU Pelelangan Konstruksi Rp30 M)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMN Konstruksi Ini...
BUMN Konstruksi Ini Bidik Pendapatan Rp1,5 Triliun di 2021
BUMN AMKA Perkuat Kemitraan...
BUMN AMKA Perkuat Kemitraan Strategis dengan 17 Perusahaan
PTPP Terus Dipacu Menguatkan...
PTPP Terus Dipacu Menguatkan DNA Korporasi Kelas Dunia
Tour Of Duty Dirut BUMN...
Tour Of Duty Dirut BUMN Karya, Harapan atau Bom Waktu
BUMN Konstruksi Ini...
BUMN Konstruksi Ini Teken Kontrak Pembangunan Apartemen Senilai Rp900 Miliar
Champion Kontruksi Kereta...
Champion Kontruksi Kereta Api, Adhi Karya Bidik Pasar Filipina
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
57 menit yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
1 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved