Jika Aksi Beli Terjaga, IHSG Berpotensi Reli

Kamis, 11 Desember 2014 - 08:18 WIB
Jika Aksi Beli Terjaga,...
Jika Aksi Beli Terjaga, IHSG Berpotensi Reli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih terbuyka untuk terkoreksi, namun jika volume beli masih terjaga maka kenaikan lanjutan (reli) akan terjadi.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan IHSG akan membentuk pola piercing line bertahan di area middle bollinger band (MBB). MACD mencoba bertahan menepis konfirmasi death gross dengan histogram positif yang lebih pendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba berbalik naik.

"Tampaknya IHSG sedang mencoba untuk melawan pandangan dan perkiraan akan terjadinya pelemahan. Potensi turun tetap ada namun, jika volume beli masih terjaga maka dapat dimanfaatkan untuk kembali melakukan aksi maupun trading buy," kata dia, Kamis (11/12/2014).

Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.115-5.148 dan resisten 5.175-5.189. Sementara kemarin, laju IHSG mampu melampaui target resisten 5.132-5.144 dan juga dapat bertahan di atas target support 5.100-5.115.

Menurut dia, meski sepanjang intraday perdagangan laju bursa saham Asia cenderung bergerak negatif setelah terimbas pelemahan bursa saham AS dan Eropa sebelumnya, namun laju IHSG mampu bergerak di zona hijau sepanjang intraday perdagangannya.

"Tampaknya pelaku pasar lebih memilih untuk melakukan akumulasi beli dengan memanfaatkan pelemahan yang terjadi sebelumnya dibandingkan kembali melanjutkan aksi profit taking masif meski masih ada sebagian pelaku pasar yang masih jualan," katanya.

Tetapi, tidak jarang juga pelaku pasar lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut, termasuk juga memanfaatkan rilis berita-berita maupun broadcast BBM terkait info terbaru dari emiten.

Penguatan saham-saham infrastruktur dan keuangan serta saham-saham big caps yang masuk jajaran top gainer mampu membalikan laju IHSG menjadi positif meski masih tertahan dengan adanya nett sell asing. Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net sell Rp461,04 miliar menjadi net sell Rp48,68 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
236 Saham Menguat, IHSG...
236 Saham Menguat, IHSG Dibuka Meluncur ke Level 6.158
Mainkan 8 Saham Ini...
Mainkan 8 Saham Ini Saat IHSG Bakal Melanjutkan Tren Penguatan
Perdagangan Bursa Awal...
Perdagangan Bursa Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat 47,55 Poin
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved