WTI Perpanjang Koreksi di Bawah USD60/Barel

Jum'at, 12 Desember 2014 - 09:36 WIB
WTI Perpanjang Koreksi...
WTI Perpanjang Koreksi di Bawah USD60/Barel
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) memperpanjang koreksi di bawah USD60 per barel di tengah spekulasi bahwa anggota terbesar di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mempertahankan pangsa pasar terhadap produsen minyak Amerika Serikat (AS).

Kontrak berjangka (futures) turun 1,9% di New York dan turun 10% sepanjang pekan ini. Irak sebagai produsen terbesar kedua di OPEC menyatakan bahwa keputusan untuk melanjutkan pemberian diskon penjualan ke Asia pada januari bukan merupakan perang harga.

Arab Saudi, Irak dan Kuwait sebagai tiga anggota terbesar OPEC akan melanjutkan pemberian diskon untuk pengiriman ke Asia, sehingga memperkuat spekulasi bahwa mereka sedang berjuang untuk merebut pangsa pasar.

Akibat keputusan itu, survei Bloomberg memperkirakan bahwa minyak mentah akan turun lebih lanjut pada pekan depan.

Minyak menuju penurunan mingguan ke-10 sejak Oktober setelah OPEC memutuskan untuk mengurangi kuota produksi, bahkan di tengah laju produksi tertinggi AS dalam lebih dari tiga dekade, yang menyebabkan banjir pasokan.

"Sudah jelas bahwa jika Arab Saudi melakukan perang harga, maka harga minyak akan terus turun. Sekarang minyak telah jatuh ke bawah USD60, support berikutnya adalah USD58," kata analis senior pasar senior di Price Futures Group Phil Flynn seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (12/12/2014).

WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Januari turun USD1,15 ke USD58,80 per barel dan berada di USD59,21 pada pukul 12.35 siang waktu Sydney, turun dibanding kemarin di USD59,95. Kali ini menjadi penutupan terendah sejak Juli 2009.

Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 10% di atas rata-rata 100-hari. Harga telah turun 40% sepanjang tahun ini.

Sementara minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Januari turun sebanyak 68 sen atau 1,1% ke USD63 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD4,05, naik dibnding akhir pekan lalu sebesar USD3,23. Harga telah turun 43% sepanjang tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
53 menit yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
1 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
3 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
3 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
4 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved