Emas Global Menuju Kenaikan Mingguan Kedua
Jum'at, 12 Desember 2014 - 10:52 WIB
Emas Global Menuju Kenaikan Mingguan Kedua
A
A
A
SINGAPURA - Harga emas global menuju kenaikan mingguan kedua didukung tanda-tanda meningkatnya permintaan di China yang di atas proyeksi dan akan naiknya suku bunga Amerika Serikat (AS).
Logam mulia untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD1.224,81 per ons pada pukul 10.12 siang di Singapura dari sebelumnya 1.227,72. Logam ini telah naik ke level tertinggi ke USD1.238,32 pada 9 Desember sejak 23 Oktober 2014.
Sementara bursa saham Asia memperpanjang penurunan pada pekan ini di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi di China akan melambat.
Volume untuk kontrak spot emas di Shanghai naik kemarin ke level tertinggi tiga pekan. Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust naik untuk hari ketiga dalam jangka terpanjang sejak Agustus.
Pembuat kebijakan Federal Reserve akan bertemu pada pekan depan untuk memutuskan kebijakan moneter seiring membaiknya pasar tenaga kerja dan melemahnya inflasi AS.
"Emas mendapat dukungan dari premi dan permintaan fisik di China di tengah kekhawatiran naiknya suku bunga AS (Fed rate)," kata analis di Australia & New Zealand Banking Group Ltd Justin Fabo seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (12/12/2014).
USD sedikit berubah setelah naik kemarin untuk kali pertama dalam empat hari. Pejabat Fed akan bertemu pada 16-17 Desember untuk membahas waktu kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 setelah mengakhiri program pembelian obligasi.
Emas di Comex New York untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada USD1.225,10 per ons dari sebelumnya USD1.225,60. Berjangka teraktif naik 0,3% hari ini dan mencapai level tertinggi enam pekan di USD1.239 pada 9 Desember 2014.
Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust naik ke 725,75 metrik ton kemarin, tertinggi sejak 7 November 2014. Kendati demikian, jumlah itu terkoreksi 9,1% tahun ini karena minat investor turun setelah Fed mengakhiri program stimulus moneter.
Perak untuk pengiriman segera berada di USD17,0901 per ons dari sebelumnya USD17,096. Spot platinum turun 0,2% menjadi USD1.238 per ons, turun untuk hari ketiga. Logam ini menuju kenaikan mingguan kedua, terpanjang sejak Juli 2014.
Palladium turun 0,2% menjadi USD817,75 per ons dari sebelumnya USD823 kemarin, tertinggi sejak 24 September 2014.
Logam mulia untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD1.224,81 per ons pada pukul 10.12 siang di Singapura dari sebelumnya 1.227,72. Logam ini telah naik ke level tertinggi ke USD1.238,32 pada 9 Desember sejak 23 Oktober 2014.
Sementara bursa saham Asia memperpanjang penurunan pada pekan ini di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi di China akan melambat.
Volume untuk kontrak spot emas di Shanghai naik kemarin ke level tertinggi tiga pekan. Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust naik untuk hari ketiga dalam jangka terpanjang sejak Agustus.
Pembuat kebijakan Federal Reserve akan bertemu pada pekan depan untuk memutuskan kebijakan moneter seiring membaiknya pasar tenaga kerja dan melemahnya inflasi AS.
"Emas mendapat dukungan dari premi dan permintaan fisik di China di tengah kekhawatiran naiknya suku bunga AS (Fed rate)," kata analis di Australia & New Zealand Banking Group Ltd Justin Fabo seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (12/12/2014).
USD sedikit berubah setelah naik kemarin untuk kali pertama dalam empat hari. Pejabat Fed akan bertemu pada 16-17 Desember untuk membahas waktu kenaikan suku bunga pertama sejak 2006 setelah mengakhiri program pembelian obligasi.
Emas di Comex New York untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada USD1.225,10 per ons dari sebelumnya USD1.225,60. Berjangka teraktif naik 0,3% hari ini dan mencapai level tertinggi enam pekan di USD1.239 pada 9 Desember 2014.
Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust naik ke 725,75 metrik ton kemarin, tertinggi sejak 7 November 2014. Kendati demikian, jumlah itu terkoreksi 9,1% tahun ini karena minat investor turun setelah Fed mengakhiri program stimulus moneter.
Perak untuk pengiriman segera berada di USD17,0901 per ons dari sebelumnya USD17,096. Spot platinum turun 0,2% menjadi USD1.238 per ons, turun untuk hari ketiga. Logam ini menuju kenaikan mingguan kedua, terpanjang sejak Juli 2014.
Palladium turun 0,2% menjadi USD817,75 per ons dari sebelumnya USD823 kemarin, tertinggi sejak 24 September 2014.
(rna)
Lihat Juga :