Minyak Brent Jatuh Dekati USD60/Barel

Senin, 15 Desember 2014 - 09:40 WIB
Minyak Brent Jatuh Dekati...
Minyak Brent Jatuh Dekati USD60/Barel
A A A
MELBOURNE - Minyak mentah brent di London jatuh mendekati USD60 per barel setelah Uni Emirat Arab (UAE) menyatakan bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan menolak pemangkasan produksi, bahkan jika harga merosot ke USD40.

Brent berjangka turun 2,5% di London. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di Amerika Serikat (AS) memperpanjang penurunan dari level terendah dalam lebih dari lima tahun.

Menteri Energi UAE Suhail Al-Mazrouei mengatakan, pasar akan menstabilkan dirinya sendiri dan OPEC akan menunggu sekitar tiga bulan sebelum mempertimbangkan pertemuan darurat.

"Kami tidak akan mengubah pikiran karena harga jatuh ke USD60 atau USD40. Kami tidak menargetkan harga, pasar akan menstabilkan dirinya sendiri," ujarnya dalam konferensi di Dubai pada 14 Desember 2014.

Sementara Badan Energi Internasional telah menurunkan perkiraan permintaan tahun depan untuk kali keempat dalam lima bulan terakhir di tengah meningkatnya pasokan dari negara-negara non-OPEC.

Harga minyak telah anjlok lebih dari 20% sejak OPEC memutuskan mempertahankan target produksinya pada pertemuan di Wina bulan lalu. Padahal AS memproduksi minyak pada tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga dekade.

"Siapa yang akan memangkas produksinya terlebih dahulu? Permainan global sedang dilakukan saat ini. Pasar jelas fokus pada sentimen negatif dari minyak," kata ahli strategi utama di CMC Markets Michael McCarthy seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (15/12/2014).

Minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Januari turun USD1,57 menjadi USD60,28 per barel dan berada di USD61,16 pada pukul 12.30 siang waktu Sydney.

Kontrak yang berakhir besok meluncur USD1,83 ke USD61,85 pada 12 Desember, penutupan terendah sejak Juli 2009. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan pada harga USD4,27.

Sementara minyak WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Januari turun USD1,56 ke USD56,25 per barel. Kontrak turun USD2,14 ke USD57,81 pada 12 Desember, terendah sejak Mei 2009. Total volume tiga kali rata-rata 100-hari. Harga telah turun 42% sepanjang tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
19 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
39 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved