Jokowi Rapat Terbatas Bahas Pelemahan Rupiah
Rabu, 17 Desember 2014 - 11:17 WIB
Jokowi Rapat Terbatas Bahas Pelemahan Rupiah
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) rapat terbatas (ratas) dengan menteri Kabinet Kerja di Istana Negara. Presiden Jokowi membahas kondisi rupiah yang terus melemah.
Presiden Jokowi mengatakan, terkait kondisi mata uang domestiknya, Indonesia saat ini masih dalam katagori baik jika dibandingkan dengan negara lain.
"Mendapatkan pelemahan nilai tukar rupiah kita lihat bahwa negara kita dibandingkan dengan Jepang, Rusia kita berada di dalam posisi yang baik," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Jokowi mengatakan, kondisi seperti ini seharunya menjadi kesempatan mendorong industri yang berorientasi pada ekspor untuk bisa bergerak lebih cepat, sehingga bisa mengambil keuntungan dari posisi pelemahan rupiah kali ini.
Sementara ratas tersebut dihadiri oleh beberapa menteri, yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Sekretaris negara Sutrikno, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto.
Dari agenda yang diterima, Presiden Jokowi dengan menteri kabinet melakukan rapat terkait stabilitas nilai tukar rupiah, dan strategi pencapaian target pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, finalisasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dan Revisi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2015, Anggaran Kementerian 2015 terutama yangmengalami perubahan nomenklatur.
Presiden Jokowi mengatakan, terkait kondisi mata uang domestiknya, Indonesia saat ini masih dalam katagori baik jika dibandingkan dengan negara lain.
"Mendapatkan pelemahan nilai tukar rupiah kita lihat bahwa negara kita dibandingkan dengan Jepang, Rusia kita berada di dalam posisi yang baik," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Jokowi mengatakan, kondisi seperti ini seharunya menjadi kesempatan mendorong industri yang berorientasi pada ekspor untuk bisa bergerak lebih cepat, sehingga bisa mengambil keuntungan dari posisi pelemahan rupiah kali ini.
Sementara ratas tersebut dihadiri oleh beberapa menteri, yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Sekretaris negara Sutrikno, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto.
Dari agenda yang diterima, Presiden Jokowi dengan menteri kabinet melakukan rapat terkait stabilitas nilai tukar rupiah, dan strategi pencapaian target pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, finalisasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dan Revisi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2015, Anggaran Kementerian 2015 terutama yangmengalami perubahan nomenklatur.
(rna)
Lihat Juga :