Emas Global Dekati Harga Terendah Dua Pekan

Kamis, 18 Desember 2014 - 09:29 WIB
Emas Global Dekati Harga...
Emas Global Dekati Harga Terendah Dua Pekan
A A A
SINGAPURA - Emas global diperdagangkan mendekati harga terendah dua pekan setelah Federal Reserve (The Fed) menyatakan akan tetap mempertahankan suku bunga rendah hingga waktu yang cukup.

Gubernur The Fed Janet Yellen mengatakan, The Fed tidak akan menaikkan suku bunga sebelum akhir April tahun depan. Ini mendorong dolar AS (USD) menuju ke level tertinggi lima tahun dan indeks Standard & Poor 500 naik terbesar sejak Oktober 2013.

"Kondisi yang lebih hawkish mendorong harga emas turun. Emas tertekan rendahnya inflasi dari perkiraan. Emas juga terbebani oleh kombinasi reli saham AS dan menguatnya USD," kata analis HSBC Securities (USA) Inc James Steel seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (18/12/2014).

Sementara pernyataan Fed tidak menyinggung krisis mata uang Rusia atau risiko global lainnya yang telah mengguncang pasar keuangan. Yellen mengatakan bahwa potensi krisis dari Rusia terhadap AS sangat minim.

Rubel jatuh ke rekor terendah pada pekan ini, bahkan setelah Bank Sentral Rusia menaikkan suku bunganya, sehingga memacu spekulasi bahwa negara itu kemungkinan akan menjual beberapa cadangan emasnya.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD1.189,78 per ons pada pukul 08.21 pagi di Singapura dari sebelumnya USD1.189,71.

Emas di Comex New York untuk pengiriman Februari terkoreksi 0,4% menjadi USD1.190,20 per ons setelah kemarin turun ke USD1.182, terendah sejak 1 Desember 2014. Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust tidak berubah kemarin setelah kontraksi dua hari.

Perak untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD15,7695 per ons dari sebelumnya USD15,7545. Spot platinum naik 0,2% menjadi USD1.196,13 per ons dan palladium naik 0,1% menjadi USD779,85 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertengger...
Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram
Berita Terkini
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
1 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
2 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
11 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
12 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved