Masyarakat Prihatin Pemberantasan Mafia SDA Lambat

Jum'at, 19 Desember 2014 - 00:42 WIB
Masyarakat Prihatin...
Masyarakat Prihatin Pemberantasan Mafia SDA Lambat
A A A
JAKARTA - Masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Anti Mafia Sumber Daya Alam (SDA) mendatangi KPK untuk menyampaikan keprihatinan atas pemberantasan mafia SDA yang terkesan berjalan lambat. Dalam kunjungannya, mereka diterima oleh Wakil Ketua KPK Bambang Wijayanto.

Koordinator Publish What You Pay (PWYP) Indonesia, Maryati Abdullah mengungkapkan, komitmen Jokowi-JK untuk memberantas mafia SDA sebagaimana dinyatakan dalam Nawacita perlu segera dibuktikan.

"Pembentukan berbagai tim, seperti Tim Reformasi Tata Kelola Migas maupun pemberantasan ilegal fishing hingga pelibatan KPK dan PPATK dalam seleksi calon menteri adalah langkah awal yang perlu diikuti dengan serangkaian agenda konkret lainnya. Hal ini agar mafia SDA bisa ditumpas sampai ke akar-akarnya," ujar Maryati dalam siaran persnya, Kamis (18/12/2014).

Dia menambahkan, terdapat langkah-langkah yang perlu dilakukan karena tindakan korupsi sudah mengkhawatirkan.

"Ada langkah-langkah yang perlu dilakukan segera karena sederet kasus tindak pidana korupsi dan perburuan rente di sektor SDA, seperti gratifikasi dalam izin pinjam pakai dan pelepasan kawasan hutan. Kemudian, mafia dalam impor minyak bumi, masifnya izin tambang yang tidak clean and clear, serta tanpa NPWP sudah sangat mengkhawatirkan," tandasnya.

Berikut langkah konkret yang perlu dilaksanakan dalam memberantas mafia SDA:

(1) Perkuat posisi KPK sebagaimana yang telah dijanjikan Jokowi-JK
(2) Berhentikan menteri-menteri yang mendapat rapor merah dari KPK
(3) Mewajibkan penempatan eselon 1 dan 2 kementerian melalui rekomendasi KPK dan PPATK
(4) Mewajibkan seleksi Direktur dan Komisaris BUMN melibatkan KPK dan PPATK
(5) Menjalin kerjasama yang kuat dengan KPK dan PPATK untuk membersihkan kementerian dari para aktor yang menjadi bagian dari mafia SDA.
(6) Mendukung upaya sungguh-sungguh KPK dalam menuntaskan sejumlah kasus korupsi di sektor SDA yang telah berjalan dan menyeret seluruh aktor yang terlibat ke pengadilan.
(7) Meminta Jokowi membentuk satgas anti mafia SDA
(8) Mendorong KPK bersama Dirjen Pajak melakukan pengusutan pajak pengusaha di sektor SDA.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Depan 55 Jaksa Baru,...
Di Depan 55 Jaksa Baru, Ketua KPK Sebut Budaya Antikorupsi sebagai Pilihan Hidup
10 Negara Paling Korup...
10 Negara Paling Korup di Dunia, Nomor 4 Justru Kaya Minyak dan Sumber Daya Alam
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Dijuluki Negeri Seribu...
Dijuluki Negeri Seribu Pulau, Indonesia Kaya Akan Sumber Daya Alam Apa?
KPK Panggil Sekretaris...
KPK Panggil Sekretaris Dirjen SDA PUPR Terkait TPPU Yudi Widiana
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
52 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved