Sommeng: Lebih Baik Petral Dipindah ke Indonesia

Selasa, 23 Desember 2014 - 11:54 WIB
Sommeng: Lebih Baik...
Sommeng: Lebih Baik Petral Dipindah ke Indonesia
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Andi Noorsaman Sommeng menegaskan, PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) lebih baik dipindahkan ke Indonesia.

Hal tersebut agar tidak ada lagi siluman dalam tata kelola migas di Indonesia. Menurutnya, semua kegiatan usaha milik Indonesia lebih baik dilakukan di dalam negeri, ketimbang di negara lain.

"Pindah ke sini saja, dan enggak ada siluman-siluman kalau di Indonesia, pajak juga pajak Indonesia," ujarnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/12/2014).

Dia mengatakan, dengan seluruh transaksi perdagangan dipindahkan ke Indonesia, maka akan dapat timbul perdagangan berjangka untuk migas ataupun gas oil.

Selain itu, lanjut Sommeng, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) pun akan lebih mudah. Sebab seluruh perdagangan terjadi di Indonesia.

"Semua kegiatan transaksi nanti malah perdagangan kan, bisa timbul perdagangan berjangka. Berjangka untuk migas, minyak, gas oil. Ketersediaan BBM dalam negeri juga akan ada. Karena semua perdagangan terjadinya di Indonesia, bukan di negara tetangga," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Investor Asing Akhirnya...
Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Ini yang Dibangun
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Pertamina Delivery Service...
Pertamina Delivery Service di Makassar
Siap Terbang Perdana...
Siap Terbang Perdana ke Bali 28 April 2022, Pelita Air Buka Penjualan Tiket Pesawat Airbus A320-200
Berita Terkini
IHSG Terus Berlari ke...
IHSG Terus Berlari ke Level 6.108 hingga Akhir Sesi, Transaksi Bursa Cetak Rp13,2 Triliun
16 menit yang lalu
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
34 menit yang lalu
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
35 menit yang lalu
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
58 menit yang lalu
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
1 jam yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
1 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved