Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Kamis, 16 Juli 2026 - 15:44 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, bahwa proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela telah ditunggu oleh rakyat Indonesia selama 3 dekade. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Blok Masela telah ditunggu oleh rakyat Indonesia selama 3 dekade. Hal ini diungkapkan Prabowo melalui video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, saat melakukan groundbreaking Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, pada Kamis (16/7/2026).
“Proyek ini hampir 3 dekade, tiga dasawarsa, kita tunggu 3 dekade, 3 dasawarsa, rakyat menunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan tidak boleh terhambat harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” kata Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir langsung di Maluku untuk menghadiri meresmikan proyek abadi Blok Masela. “Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa ditinggalkan di pusat terpaksa saya hadir melalui video conference ini tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian," terangnya.
Baca Juga: Inpex Finalisasi Garap Blok Masela Rp339 T, Bahlil: Jangan Ulur-ulur Lagi, Sudah 27 Tahun Tertunda
“Tentunya ini merupakan hutang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut. Insya Allah saya akan melunasi hutang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi,” katanya.
“Proyek ini hampir 3 dekade, tiga dasawarsa, kita tunggu 3 dekade, 3 dasawarsa, rakyat menunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan tidak boleh terhambat harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” kata Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir langsung di Maluku untuk menghadiri meresmikan proyek abadi Blok Masela. “Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa ditinggalkan di pusat terpaksa saya hadir melalui video conference ini tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian," terangnya.
Baca Juga: Inpex Finalisasi Garap Blok Masela Rp339 T, Bahlil: Jangan Ulur-ulur Lagi, Sudah 27 Tahun Tertunda
“Tentunya ini merupakan hutang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut. Insya Allah saya akan melunasi hutang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi,” katanya.
Lihat Juga :