Pilih Direksi BUMN Harus Libatkan KPK dan PPATK

Selasa, 23 Desember 2014 - 17:20 WIB
Pilih Direksi BUMN Harus...
Pilih Direksi BUMN Harus Libatkan KPK dan PPATK
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara meminta pemerintah melibatkan KPK dan PPATK dalam memilih direksi di perusahaan BUMN.

"Saya kira sebaiknya begitu. Siapa juga yang mau. Pak Jokowi pernah bilang, rekam jejaknya seperti apa. Bagaimana menilai dan mengukur. Kita menggunakan alat. Alatnya ada di mana, di KPK dan PPATK," terangnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Menurut dia, sebaiknya pemilihan dirut BUMN dibuat seragam dengan melibatkan dua lembaga tersebut.

Marwan mengatakan, hal ini guna menghindari anggapan adanya agenda terselubung (hidden agenda) dari proses tersebut.

"Kenapa tidak dilanjutkan untuk memilih direksi BUMN atau dirjen. Itu akan sangat diapresiasi masyarakat. Tapi kalau tidak dilakukan, jangan-jangan ada agenda nih," tukasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri BUMN Rini telah melibatkan KPK dan PPATK untuk memilih dirut PT Pertamina. Jokowi pun melibatkan dua lembaga pemerintahan tersebut untuk memilih para pembantunya di Kabinet Kerja.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
32 menit yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
51 menit yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
2 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved