Emas Dekati Harga Terendah Tiga Pekan

Rabu, 24 Desember 2014 - 09:45 WIB
Emas Dekati Harga Terendah...
Emas Dekati Harga Terendah Tiga Pekan
A A A
MELBOURNE - Emas global mendekati harga terendah tiga pekan karena ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh di atas estimasi, yang mendorong lebih dekat pada waktu penaikkan suku bunga.

Sementara kepemilikan aset logam mulia jatuh pada laju tercepat dalam 18 bulan terakhir.

Logam mulia untuk pengiriman segera diperdagangkan pada harga USD1.176,79 per ons pada pukul 09.37 di Singapura dari sebelumnya USD1.176,57. Harga jatuh pada 22 Desember menjadi USD1.170,76, terendah sejak 1 Desember 2014.

Kontrak berjangka (futures) di Comex berada di USD1.176,80 per ons dari hari sebelumnya USD1.178. Emas sepanjang tahun ini telah turun 2,1% setelah jatuh 28% pada 2013.

Sementara ekonomi AS pada kuartal III tahun ini tumbuh 5%, kenaikan terbesar sejak 2003. Adapun dolar AS (USD) mendekati level tertinggi dalam lima tahun terakhir.

"Sentimen masih agak berhati-hati, mengingat kita akan pindah ke siklus pengetatan di AS. Emas mendapat imbas dari menguatnya USD dan suku bunga AS," kata Kepala Riset Ekonomi di Australia & New Zealand Banking Group Ltd Mark Pervan seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (24/12/2014).

Sementara perak untuk pengiriman segera naik 0,2% menjadi USD15,7922 per ons, palladium naik 0,2% menjadi USD814,75 per ons, dan platinum turun 0,2% menjadi USD1.191,06 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
7 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
9 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
9 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
10 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
10 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved