Sawit Sumbermas Anggarkan Belanja Modal Rp375 Miliar

Sabtu, 27 Desember 2014 - 15:52 WIB
Sawit Sumbermas Anggarkan...
Sawit Sumbermas Anggarkan Belanja Modal Rp375 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure /capex) sebesar USD30 juta atau setara Rp375 miliar (Rp12.500/USD) pada tahun depan.

Presiden Direktur Sawit Sumbermas Sarana Rimbun Situmorang mengatakanm, capex tersebut akan digunakan untuk menanam pohon sawit baru di lahan 5.000 hektare (ha) setiap tahun dengan perkiraan total biaya tanam selama tiga tahun USD6.000/ha. “Tentunya di tahun pertama kita hanya mengeluarkan sekitar 50% dari total biaya tanam, sehingga kita hanya mengeluarkan USD30 juta,” kata Rimbun dalam rilisnya di Jakarta kemarin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk pengembangan crude palm oil (CPO) mill, perseroan masih memiliki kapasitas. Sehingga, tahun depan tidak ada rencana capex untuk pembangunan pabrik baru. “Kami yakin laba perusahaan masih akan meningkat tahun depan, hal ini disebabkan karena age profile yang masih muda,” paparnya.

Hal tersebut juga didukung adanya konsolidasi dengan PT Tanjung Sawit Abadi (TSA) dan PT Sawit Multi Utama (SMU). Maka, age profile yang masih muda menjadi 6,5 tahunan. Belum lama ini perseroan telah mengakuisisi TSA dan SMU senilai Rp1,61 triliun atau setara USD129 juta.

“Hal ini memberikan prospek untuk dapat tumbuh secara organik dan produksinya juga akan naik. Dengan catatan, kita bisa menjaga biaya produksi, tentunya laba kita akan tetap meningkat,” paparnya. Emiten produsen kelapa sawit tersebut pada tahun depan membidik peningkatan laba bersih sebesar 25% atau setara Rp918,75 miliar.

Hingga akhir tahun ini perseroan memperkirakan memperoleh net income di angka Rp735 miliar. Perolehan tersebut tidak termasuk kontribusi dari TSA dan SMU. “Estimasi tahun depan net income akan tumbuh 20-25% termasuk kontribusi aset baru yang akan diakuisisi,” kata Rimbun.

Sebelumnya, Corporate Secretary Sawit Sumber Sarana Hadi Susilo menjelaskan, selama sembilan bulan pertama tahun ini perseroan telah memperoleh laba bersih di angka Rp477,6 miliar atau naik 39,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Keunggulan kami dalam memperoleh laba yaitu dengan lahan seluas 78.070 ha dan berada di daerah strategis,” katanya.

Heru febrianto
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved