Minyak Global Dekati Harga Terendah Lima Tahun

Selasa, 30 Desember 2014 - 10:19 WIB
Minyak Global Dekati...
Minyak Global Dekati Harga Terendah Lima Tahun
A A A
SINGAPURA - Minyak mentah global diperdagangkan mendekati harga terendah dalam lebih dari lima tahun terakhir di tengah spekulasi bahwa pasokan minyak mentah Amerika Serikat (AS) akan tetap pada tingkat tertinggi sejak Juni 2014.

Kontrak berjangka (futures) sedikit berubah di New York setelah jatuh 2,1%, kemarin. Survei Bloomberg News jelang data pemerintah menunjukkan, stok di AS diproyeksikan bertahan di 387,200 juta barel pada pekan lalu.

Minyak telah turun 45% sepanjang tahun ini, penurunan tahunan terbesar sejak 2008 karena AS mengalami laju produksi minyak tertinggi dalam lebih dalam tiga dekade, sehingga mengontribusi pada membanjirnya pasokan global.

Arab Saudi, yang mengarahkan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk menolak pemangkasan produksi, menyatakan bahwa harga akan rebound karena pertumbuhan ekonomi, sehingga akan meningkatkan permintaan minyak.

"Kelebihan pasokan di pasar bukan merupakan masalah yang bisa diselesaikan dalam jangka pendek. Harga minyak anjlok karena anggota OPEC, yang dipimpin Arab Saudi secara tegas tetap mempertahankan produksi," kata analis komoditas di Samsung Futures Inc Hong Sung Ki seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (30/12/2014).

West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Februari berada di USD53,66 per barel, naik 5 sen pada pukul 09.34 pagi waktu Singapura. Kontrak turun USD1,12 menjadi USD53,61 kemarin, penutupan terendah sejak Mei 2009. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 75% di bawah rata-rata 100-hari.

Sementara minyak Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Februari naik 3 sen menjadi USD57,91 per barel dari hari sebelumnya USD57,88. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD4,23.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
2 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
3 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
3 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
4 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
4 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved