Rini Siap Getok Pertamina jika BBM Langka
Rabu, 31 Desember 2014 - 17:59 WIB
Rini Siap Getok Pertamina jika BBM Langka
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku siap menggetok PT Pertamina (Persero) jika masih terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Sebab, pemerintah per 1 Januari 2015 telah merealisasikan kebijakan baru mengenai BBM subsidi, dengan menghapus subsidi untuk premium dan hanya memberikan subsidi tetap kepada solar sebesar Rp1.000/liter.
"Premium harganya Rp7.600 dan Pertamina harus mampu menyediakan premium di seluruh Indonesia dengan harga yang sama. Kalau ada kelangkaan, Pertamina akan saya getok," kata Rini di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (31/12/2014).
Menurutnya, dengan dihilangkannya subsidi terhadap premium, maka Pertamina harus mampu memanfaatkannya dengan baik dan harus bisa mendistribusikan hingga ke seluruh pelosok negeri.
"Saya rasa dengan sudah tidak ada subsidi tidak lagi limitasi BBM, sekarang sudah dibuka, bahwa Pertamina dengan harga sekarang ini mempunyai tanggung jawab menyediakan BBM di seluruh Indonesia," tutur Rini.
Kendati mengakui, mendistribusikan BBM hingga ke pelosok negeri memang menjadi tantangan berat untuk Pertamina.
"Kan Pertamina pendistribusi tunggal dari BBM subsidi, karena itu mereka harus memiliki tanggung jawab dengan harga Rp7.600 itu," pungkasnya.
Sebab, pemerintah per 1 Januari 2015 telah merealisasikan kebijakan baru mengenai BBM subsidi, dengan menghapus subsidi untuk premium dan hanya memberikan subsidi tetap kepada solar sebesar Rp1.000/liter.
"Premium harganya Rp7.600 dan Pertamina harus mampu menyediakan premium di seluruh Indonesia dengan harga yang sama. Kalau ada kelangkaan, Pertamina akan saya getok," kata Rini di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (31/12/2014).
Menurutnya, dengan dihilangkannya subsidi terhadap premium, maka Pertamina harus mampu memanfaatkannya dengan baik dan harus bisa mendistribusikan hingga ke seluruh pelosok negeri.
"Saya rasa dengan sudah tidak ada subsidi tidak lagi limitasi BBM, sekarang sudah dibuka, bahwa Pertamina dengan harga sekarang ini mempunyai tanggung jawab menyediakan BBM di seluruh Indonesia," tutur Rini.
Kendati mengakui, mendistribusikan BBM hingga ke pelosok negeri memang menjadi tantangan berat untuk Pertamina.
"Kan Pertamina pendistribusi tunggal dari BBM subsidi, karena itu mereka harus memiliki tanggung jawab dengan harga Rp7.600 itu," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :