Rakyat Jangan Terbius Euforia Pemerintah

Sabtu, 03 Januari 2015 - 12:57 WIB
Rakyat Jangan Terbius...
Rakyat Jangan Terbius Euforia Pemerintah
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menegaskan, masyarakat jangan ikut terbius oleh euforia pemerintah dengan turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menurutnya, jika sewaktu-waktu harga minyak dunia kembali naik, maka rakyat akan merugi lantaran harga BBM subsidi saat ini mengikuti mekanisme pasar.

"Penurunan harga BBM ini bukan kebijakan yang tidak tepat, harga-harga sektor lain tidak akan naik, rakyat jangan terbius euforia pemerintah," tutur Agus ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (3/1/2015).

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menilai kebijakan penghapusan subsidi BBM jenis premium (RON 88) merupakan kebijakan yang hanya berorientasi pada kalangan tertentu.

Padahal, saat ini penggunaan premium umumnya digunakan rakyat kecil, seperti angkutan umum, angkutan pedesaan, angkutan jenis mikrolet yang milik perorangan.

Sementara, solar lebih banyak digunakan kendaraan umum milik badan usaha, yang menguatkan dugaan penghapusan subsidi hanya berorientasi kepada kalangan tertentu, dan merupakan alat bisnis bagi pengusaha golongan mampu, yang mengutamakan profit oriented.

"Kendaraan mereka menggunakan BBM premium bukannya solar, dan angkutan umum jenis ini memang dipergunakan "wong cilik". Kebijakan yang tidak berpihak ke mereka ini, berpotensi menimbulkan protes dan menjadi bahan polemik," tutur Sofyano.

Bahkan menurutnya, pemerintah justru seperti terbius dengan euforia untuk terlihat kerja, sehingga memaksakan adanya perubahan strategi 2015.

"Pemerintah sepertinya terbius euforia agar terlihat kerja dan kerja, sehingga memaksakan ada perubahan strategi mulai 1 Januari 2015," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved