Pemerintah Kota Batam Tindak Pangkalan Elpiji Ilegal

Minggu, 04 Januari 2015 - 17:40 WIB
Pemerintah Kota Batam...
Pemerintah Kota Batam Tindak Pangkalan Elpiji Ilegal
A A A
BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menindak dengan menutup sejumlah pangkalan ilegal yang menjual LPG 3 kilogram di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan keberadaan pangkalan ilegal selama ini telah membuat masyarakat kesulitan dapatkan gas tabung hijau tersebut.

“Penertiban sebenarnya sudah dilakukan oleh tim khusus diseluruh Batam. Tidak cukup itu saja kami berharap masyarakat juga ikut andil untuk melaporkan jika mengetahui adanya pangkalan LPG yang nakal, ” kata Amsakar.

Ia mengakui adanya indikasi kerjasama antara distributor dengan pemilik pangkalan ilegal. Distributor kemungkinan menyisihkan sebagian jatah pangkalan resmi untuk dijual ke pangkalan ilegal dengan harga lebih tinggi.

Hal ini menyebabkan pasokan untuk pangkalan resmi berkurang, sehingga masyarakatpun selalu kehabisan. Kalaupun ada, masyarakat mendapatkannya di pangkalan tidak resmi, namun dengan harga yang bisa mencapai hampir dua kali lipat HET.

Adapun harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 18-23 ribu per tabung, tergantung titik serah.

Ditambahkan Amsakar, penetapan harga tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwako) nomor 390/HK/10/2014 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi.

“Dengan HET tersebut untuk mengendalikan harga elpiji tiga kg di lapangan. Karena di lapangan, terutama di pengecer non agen, harga elpiji tiga kg bervariasi, dan cenderung mahal,” katanya.

Sementara itu, sebagai konsekuensi kenaikan HET elpiji beberapa waktu lalu, pemerintah meminta Hiswana Migas tidak menjual elpiji-nya ke pengecer non resmi, melainkan langsung ke masyarakat.

"Mereka tidak boleh menjualnya ke pengecer yang tidak resmi, karena justru nanti permainan harganya di sana," kata Amsakar.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
10 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
27 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
33 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
37 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved