MEA 2015 Dorong Kualitas Produksi Dalam Negeri

Selasa, 06 Januari 2015 - 22:05 WIB
MEA 2015 Dorong Kualitas...
MEA 2015 Dorong Kualitas Produksi Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Raja Sapta Oktohari mengatakan, Masyarakat Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Community (MEA/AEC) 2015 diharapkan dapat mendorong kualitas produksi di dalam negeri.

Hal ini dimaksudkan, agar produk-produk di Tanah Air tidak kalah bersaing dengan negara anggota ASEAN lain.

"Kami melihat semestinya AEC ini bisa menjadi stimulan, sebagai pendorong, supaya pengusaha-pengusaha nasional ini bisa meningkatkan kualitas produksi mereka dan juga mau berkembang," ujar Okto di Jakarta, Selasa (6/1/2015).

Hal ini, lanjut dia, dikarenakan banyak pengusaha yang masih mengalami stagnansi pada usahanya sendiri.

"Saya ambil contoh pengusaha mebel Indonesia. Waktu itu kan pengusaha mebel kita cukup agresif ya. Tapi, tiba-tiba stagnan, produk-produk dari Tiongkok (China) banjir, harganya murah, akhirnya pengusaha-pengusaha kita jadi trader," bebernya.

Menurut Okto, kondisi tersebut mengakibatkan pengusaha mebel Indonesia berprinsip untuk membeli produk dari Tiongkok dan diperdagangkan, dibanding menjual produksi lama dan tidak laku.

"Itu nanti untungnya lebih sedikit, tapi tenaganya juga lebih capek. Kalau itu terjadi kan akan ada pembunuhan terhadap produksi lokal," terangnya.

Dia menambahkan, pemerintah seharusnya lebih peka dengan kondisi tersebut, sehingga pengusaha lokal tetap pada pendirian membuat sendiri produk mereka.

"Mestinya, pemerintah bisa melakukan dan menetapkan standarisasi, proteksi juga mengidentifikasi fokus-fokus terhadap produksi," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
16 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved