Emas Global di Bawah Harga Tertinggi Tiga Pekan

Kamis, 08 Januari 2015 - 09:47 WIB
Emas Global di Bawah...
Emas Global di Bawah Harga Tertinggi Tiga Pekan
A A A
SINGAPURA - Emas global diperdagangkan di bawah harga tertinggi tiga pekan karena menguatnya pasar saham global dan harga minyak.

Ini terjadi menjelang laporan tenaga kerja Amerika Serikat (AS), yang akan memberikan petunjuk tentang prospek suku bunga AS (Fed rate) dan menyusutnya kepemilikan emas di SPDR Gold Trust.

Kepemilikan aset di SPDR Gold Trust jatuh untuk hari kedua, kemarin menjadi 704,83 metrik ton, level terendah sejak September 2008.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD1.213,38 per ons pada pukul 09.46 pagi di Singapura dari sebelumnya USD1.211,41. Logam ini naik pada 6 Januari ke USD1.223,19, tertinggi sejak 16 Desember 2014 karena terkoreksinya harga minyak mentah di bawah USD50 per barel.

Dolar Amerika Serikat (USD) sedikit berubah mendekati penutupan rekor tertinggi setelah pertemuan The Fed pada 16-17 Desember 2014, menunjukkan bahwa pembuat kebijakan memperkirakan ekonomi AS akan terus membaik.

Data tenaga kerja AS pada Desember diharapkan bertambah 200 ribu atau di atas bulan sebelumnya, yang akan mendukung naiknya suku bunga. Ketua Fed Janet Yellen sempat mengatakan bahwa Bank Sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebelum akhir April tahun ini.

"Kami melihat kondisi sedikit tenang di pasar saham dan minyak, sehingga emas kembali melemah," kata ahli strategi di CITIC Futures Co Wang Tao seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (8/1/2015).

Dia memperkirakan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya tahun ini, sehingga akan mendorong menguatnya USD dan kembali menekan harga emas.

Emas di Comex New York untuk pengiriman Februari naik 0,2% menjadi USD1.213,60 per ons setelah kontrak berjangka naik pada 6 Januari ke USD1.223,30.

Perak untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD16,563 per ons dari sebelumnya USD16,5354, spot platinum naik 0,4% menjadi USD1.223,63 per ons, dan paladium naik 0,2% menjadi USD792,68 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
2 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
3 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
3 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
4 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
4 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
5 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved