BI: Cadev RI Naik Jadi Rp1.418 Triliun

Kamis, 08 Januari 2015 - 16:43 WIB
BI: Cadev RI Naik Jadi...
BI: Cadev RI Naik Jadi Rp1.418 Triliun
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir Desember 2014 naik menjadi sebesar USD111,9 ‎miliar atau sekitar Rp1.418 triliun (kurs Rp12.677/USD).

Angka tersebut lebih tinggi dibanding posisi akhir November 2014 sebesar USD111,1 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara menjelaskan, peningkatan cadev dipengaruhi peningkatan penerimaan devisa hasil ekspor migas.

Selain itu, juga dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, dan penerimaan pemerintah lainnya dalam valuta asing.

"Jumlah semua penerimaan ini lebih besar dibanding jumlah pembayaran utang atau stabilisasi nilai tukar (intervensi). Sebab simpanan valuta asing di akhir tahun meningkat. Namun, jangan disalahtafsirkan BI menahan intervensi," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Sementara, untuk keseluruhan 2014, posisi cadev Indonesia meningkat USD12,5 miliar dibanding tahun sebelumnya sebesar USD99,4 miliar

Menurutnya, posisi cadev akhir Desember 2014 dapat membiayai 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta memenuhi kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

"Kenaikan ini membuat BI mampu menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," tutupnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Cadev Naik Saat Ekspor...
Cadev Naik Saat Ekspor dan Devisa Pariwisata Anjlok Sinyal Abnormal, Apa Jawabannya
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD137,1 Miliar
Cadangan Devisa Akhir...
Cadangan Devisa Akhir September 2021 Meningkat Jadi Rp2.092 Triliun
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
10 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
27 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved