Produksi AS Melambat, Minyak Mentah Perpanjang Reli

Jum'at, 09 Januari 2015 - 10:54 WIB
Produksi AS Melambat,...
Produksi AS Melambat, Minyak Mentah Perpanjang Reli
A A A
SINGAPURA - Minyak mentah memperpanjang reli hari ketiga di tengah spekulasi melambatnya produksi minyak di Amerika Serikat (AS), sehingga akan mengurangi membanjirnya pasokan global.

Kontrak berjangka (futures) naik 1,7% di New York, penurunan mingguan ketujuh. Administrasi Informasi Energi menyebut, stok minyak mentah AS menyusut 3,06 juta barel pada 2 Januari 2015.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah berjuang memangkas produksi di tengah meningkatnya produksi minyak AS. Duta Besar Uni Emirat Arab di Washington, Yousef Al Otaiba mengatakan bahwa Uni Emirat Arab tidak memiliki rencana untuk memangkas produksi meski harga terus terkoreksi.

"Beberapa produsen AS mungkin perlu mempertimbangkan kembali investasi mereka karena harga minyak sekarang telah terkoreksi separuh, tapi tidak jelas kapan penurunan harga minyak akan berakhir," kata Manajer Perdagangan Energi di Newedge Group Ken Hasegawa seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (9/1/2015).

West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Februari naik 82 sen menjadi USD49,61 per barel dan berada di USD49,10 pada pukul 09.20 pagi waktu Singapura.

Futures bertambah 14 sen menjadi USD48,79 kemarin dan turun 6,8% pada pekan ini. Semua volume berjangka yang diperdagangkan 12% di atas rata-rata 100 hari.

Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Februari naik 17 sen atau 0,3% menjadi USD51,13 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD2,04.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
41 menit yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
50 menit yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
1 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
1 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
2 jam yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved