Infrastruktur Stasiun Dinilai Lebih Bagus dari Bandara

Sabtu, 10 Januari 2015 - 16:26 WIB
Infrastruktur Stasiun...
Infrastruktur Stasiun Dinilai Lebih Bagus dari Bandara
A A A
JAKARTA - Pemerintah terkesan lambat dalam hal pembangunan infrastruktur penerbangan. Bahkan dari segi infrastruktur pembangunan, stasiun kereta api dinilai lebih baik dari pada bandar udara (bandara).

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana mengakui bahwa industri penerbangan sangat bergairah, terbuti dengan meningkatnya antusiasme masyarakat yang gemar menggunakan moda angkutan udara.

"Masyarakat kita itu antusias sekali dengan moda transportasi udara. Ini juga ternyata direspon cepat oleh perusahaan-perusahaan maskapai penerbangan kita. Mereka beli pesawat baru banyak," ujar Yudi dalam Talkshow Polemik Sindo Trijaya di Jakarta, Sabtu (10/1/2015).

Namun demikian, ternyata pemerintah lambat melihat tren dan fenomena tersebut. Sebagai regulator, menurutnya, pemerintah lamban dalam meningkatkan infrastruktur bandara.

"Itu kami selalu mengingatkan pemerintah bahwa mereka lambat. Pertumbuhan peminat transportasi udara itu meningkat tapi sarananya lambat dibangun, malah bagusan stasiun sekarang," ujar Yudi.

Salah satu yang dia sayangkan adalah opeasional bandara yang saat ini belum memadai di kota-kota wilayah Indonesia bagian timur.

"Di kota-kota besar seperti Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar mungkin sudah 24 pelayanannya. Namun, di Indonesia bagian timur, operasional mereka hanya sampai pukul 18.00 saja," ungkap dia.

Yudi berharap, hal itu bisa diperbaiki ke depannya karena moda transportasi udara sedang menjadi primadona di masyarakat pada saat ini lantaran memberi waktu tempuh jauh lebih singkat dibanding transportasi lain.

"Akan ada yang dikorbankan nantinya jika minat tinggi tapi maskapainya jelek, salah satunya di sektor keselamatan," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Beroperasi Lagi, Cek...
Beroperasi Lagi, Cek Promo Tarif dan Rute Kereta Bandara
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved