Premium Fluktuatif, Pengusaha SPBU Khawatir Ganggu Bisnis

Sabtu, 10 Januari 2015 - 17:46 WIB
Premium Fluktuatif,...
Premium Fluktuatif, Pengusaha SPBU Khawatir Ganggu Bisnis
A A A
JAKARTA - Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi menyatakan rencana pemerintah yang akan melakukan penyesuaian harga terhadap bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar tiap dua pekan akan menyebabkan ketidakpastian dalam bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Eri menjelaskan bahwa fluktuatifnya harga premium dan solar dalam rentang pendek akan menggangu bisnis SPBU. Pasalnya, situasi bisnis SPBU sedang tidak kondusif, penuh ketidakpastiannya, dan margin-nya tidak pasti. Belum lagi persaingan dengan SPBU asing.

"Kita sudah masuk ke rugi, bukan pendapatan menurun, sudah defisit neracanya. Sekarang kebijakan turun naik harga berarti ada ketidakpastian di dalam bisnis ini," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (10/1/2015).

Terkait rencana pemerintah tersebut, Eri menyatakan, pihaknya akan melayangkan surat kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Tidak jelas, tidak tahu juga ke depannya, mereka tidak ada perhatian ke SPBU. Ya kita akan kirim surat ke presiden, Menteri ESDM, dan DPR," ujar dia.

Eri khawatir jika rencana pemerintah itu tidak dikomunikasikan dan disosialisasikan dengan jelas akan semakin merugikan pengusaha SPBU. Selain itu, juga menimbulkan masalah baru di masyarakat.

"Potensi ke depan defisitnya semakin bengkak. Harusnya marginnya besar kalau bisa harganya diprediksi, kalau tidak, bisa jadi masalah," tukasnya.

(Baca: Penyesuaian Harga Premium Dua Pekan Dipertanyakan)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
21 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
38 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved