Harga Minyak Brent dan WTI Perpanjang Koreksi

Senin, 12 Januari 2015 - 09:55 WIB
Harga Minyak Brent dan...
Harga Minyak Brent dan WTI Perpanjang Koreksi
A A A
MELBOURNE - Minyak global jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) memperpanjang koreksi dari level terendah dalam lebih dari 5 setengah tahun terakhir.

Hal itu terjadi setelah Venezuela dan Iran menyerukan anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk bekerja sama membantu pemulihan harga.

Dikutip dari Bloomberg, kontrak berjangka (futures) turun 1,5% di London setelah penurunan mingguan ketujuh. Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebelumnya mengatakan, harga perlu kembali ke level USD100 per barel demi keseimbangan ekonomi.

Sementara Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa kerja sama antara anggota OPEC dapat menstabilkan harga minyak global.

Minyak telah merosot hampir 50% sepanjang tahun lalu di tengah banjirnya pasokan global dan tanda-tanda perlambatan permintaan. OPEC berjuang melawan banjirnya produksi minyak Amerika Serikat (AS) dengan menolak pemangkasan produksi.

Kondisi itu memberi sinyal bahwa OPEC membiarkan harga terus turun untuk memperlambat laju produksi minyak tercepat di AS dalam lebih dari tiga dekade.

Minyak Brent di London Futures Europe Exchange untuk pengiriman Februari turun sebesar 75 sen menjadi USD49,36 per barel dan berada di USD49,52 pada pukul 11.30 siang waktu Sydney.

Minyak ini terkoreksi 85 sen menjadi ditutup menjadi USD50,11 pada 9 Januari 2015, terendah sejak April 2009. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD1,85.

Sementara WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Februari turun 81 sen atau 1,7% ke USD47,55 per barel. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 31% di atas rata-rata 100 hari.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
53 menit yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
57 menit yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
1 jam yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
2 jam yang lalu
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
3 jam yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved