Stok Meningkat, Minyak Global Dekati USD45/Barel

Selasa, 13 Januari 2015 - 10:07 WIB
Stok Meningkat, Minyak...
Stok Meningkat, Minyak Global Dekati USD45/Barel
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah global memperpanjang koreksi mendekati USD45 per barel di tengah spekulasi meningkatnya stok minyak mentah Amerika Serikat (AS), sehingga memperburuk banjirnya pasokan global dan mendorong harga ke level terendah dalam lebih dari 5 setengah tahun.

Kontrak berjangka (futures) di New York turun 1,7%, penurunan hari ketiga. Survei Bloomberg News menjelang data pemerintah menunjukkan, persediaan minyak mentah AS kemungkinan naik sebanyak 1,75 juta barel menjadi 384,1 juta barel pada 9 Januari 2015.

Menteri Energi Uni Emirat Arab Suhail Al Mazrouei mengatakan, Uni Emirat Arab sebagai anggota utama Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) berencana memperluas kapasitas produksi, bahkan di tengah anjloknya harga minyak.

Minyak merosot hampir 50% sepanjang tahun lalu, terbesar sejak krisis keuangan tahun 2008 di tengah produksi minyak Amerika Serikat yang mengalami laju tercepat dalam lebih dari tiga dekade dan OPEC menolak memangkas produksi.

Goldman Sachs Group Inc mengatakan, minyak mentah perlu turun ke USD40 per barel demi memberi keseimbangan pasar, sementara Societe Generale SA menurunkan perkiraan harga minyak.

"Ada pasokan minyak yang cukup. Satu-satunya organisasi yang bisa melakukan sesuatu yang substansial adalah OPEC. Saya tidak melihat AS bisa mengurangi produksi," kata analis sumber daya di Fat Prophets David Lennox seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (13/1/2015).

West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Februari turun 77 sen menjadi USD45,30 per barel dan berada di USD45,45 pada pukul 12.57 siang waktu Sydney.

Kontrak WTI terkoreksi USD2,29 menjadi USD46,07 kemarin, penutupan terendah sejak April 2009. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 16% di atas rata-rata 100 hari.

Minyak Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Februari turun sebanyak 78 sen atau 1,6% ke USD46,65 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa terhadap Brent diperdagangkan sebesar USD1,30.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
23 menit yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
1 jam yang lalu
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
2 jam yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
3 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved