DPR Desak Batas Waktu Pembangunan Smelter Freeport

Senin, 19 Januari 2015 - 07:27 WIB
DPR Desak Batas Waktu...
DPR Desak Batas Waktu Pembangunan Smelter Freeport
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI Komisi VII, Dewi Yasin Limpo mendesak pemerintah menetapkan deadline atau batas waktu kepada perusahaan asal Amerika Serikat (AS), PT Freeport Indonesia membangun smelter di Papua.

Rakyat Papua menghendaki jika smelter tidak dibangun maka pemerintah tidak boleh memperpanjang kontrak Freeport.

"Apalagi Freeport telah diberikan keleluasaan oleh pemerintah kembali mengekspor konsentrat," ujarnya, di Jakarta, Minggu (18/1/2015).

Dewi menilai, ada diskriminasi yang dilakukan pemerintah. Sebab, untuk tambang bauksit tidak diberikan keleluasaan ekspor.

"Kami melihat ada diskriminasi karena di satu sisi pelaku tambang bauksit tidak boleh ekspor dan menutup usahanya," ungkapnya

Sebagai informasi, pembangunan smelter di Papua yang harus dibangun Freeport muncul lima bulan setelah Freeport menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) amendemen kontrak pertambangan pada 25 Juli 2014.

Seiring dengan kesepahaman itu, Freeport menyetorkan dana USD115 juta sebagai bentuk komitmen pembangunan smelter tembaga senilai USD2,3 miliar di Gresik, Jawa Timur.

Sebelumnya Freeport telah melaporkan kepada Kementerian ESDM mengenai perubahan kapasitas smelter yang dibangun.

Kapasitas produksi smelter Freeport di Gresik ditingkatkan menjadi 500.000 ton tembaga katoda dari sebelumnya yang ditargetkan 400.000 ton tembaga katoda guna menyesuaikan kapasitas produksi konsentrat setelah 2021.

Seiring peningkatan kapasitas produksi, kebutuhan bahan baku konsentrat juga meningkat menjadi 2 juta ton dari perencanaan semula 1,6 juta ton konsentrat tembaga.

Sementara untuk smelter di Papua, kapasitas produksinya diperkirakan akan lebih kecil dengan kebutuhan konsentrat sebesar 600.000 ton per tahun.

Di satu sisi, pemerintah memberlakukan kebijakan larangan ekspor mineral mentah mulai 12 Januari 2014, seiring implementasi Undang-undang Nomor 4/2001 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
44 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved