Produksi Irak Cetak Rekor, Minyak Dekati USD50/Barel
Senin, 19 Januari 2015 - 09:49 WIB
Produksi Irak Cetak Rekor, Minyak Dekati USD50/Barel
A
A
A
MELBOURNE - Minyak mentah global diperdagangkan mendekati USD50 per barel karena Irak memproduksi pada rekor tertinggi sepanjang sejarah seiring rencananya untuk meningkatkan ekspor tahun ini.
Dilansir dari Bloomberg, kontrak berjangka (futures) berfluktuasi di New York dan London. Menteri Perminyakan Adel Abdul Mahdi mengatakan, produksi minyak Irak sekitar 4 juta barel per hari (bph).
Minyak mentah merosot hampir 50% sepanjang tahun lalu karena Amerika Serikat memproduksi minyak pada tingkat tercepat dalam lebih dari tiga dekade, sementara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menolak memangkas pasokan.
Sementara laporan bulanan Badan Energi Internasional menyatakan bahwa produsen luar OPEC akan memproduksi minyak tahun ini pada tingkat lebih lambat dari perkiraan sebelumnya.
West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Februari, yang berakhir pada 20 Januari naik 3 sen menjadi USD48,72 per barel pada pukul 11.25 siang waktu Sydney dibanding akhir pekan lalu USD48,69.
Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 57% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah naik 0,7% sepanjang pekan lalu.
Sementara minyak Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Maret turun 8 sen menjadi USD50,09 per barel, dibanding akhir pekan lalu sebesar USD50,17. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI sebesar USD1.
Dilansir dari Bloomberg, kontrak berjangka (futures) berfluktuasi di New York dan London. Menteri Perminyakan Adel Abdul Mahdi mengatakan, produksi minyak Irak sekitar 4 juta barel per hari (bph).
Minyak mentah merosot hampir 50% sepanjang tahun lalu karena Amerika Serikat memproduksi minyak pada tingkat tercepat dalam lebih dari tiga dekade, sementara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menolak memangkas pasokan.
Sementara laporan bulanan Badan Energi Internasional menyatakan bahwa produsen luar OPEC akan memproduksi minyak tahun ini pada tingkat lebih lambat dari perkiraan sebelumnya.
West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Februari, yang berakhir pada 20 Januari naik 3 sen menjadi USD48,72 per barel pada pukul 11.25 siang waktu Sydney dibanding akhir pekan lalu USD48,69.
Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 57% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah naik 0,7% sepanjang pekan lalu.
Sementara minyak Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Maret turun 8 sen menjadi USD50,09 per barel, dibanding akhir pekan lalu sebesar USD50,17. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI sebesar USD1.
(rna)
Lihat Juga :