Jelang Pertemuan ECB, Emas Dekati Level Tertinggi 5 Bulan
Rabu, 21 Januari 2015 - 09:39 WIB
Jelang Pertemuan ECB, Emas Dekati Level Tertinggi 5 Bulan
A
A
A
SINGAPURA - Emas global diperdagangkan mendekati level tertinggi lima bulan menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) setelah emas di Eropa naik ke level tertinggi sejak 2013 dan aset di SPDR Gold Trust bertambah untuk hari ketiga.
Emas untuk pengiriman segera turun menjadi USD1.294,05 per ons pada pukul 09.18 pagi di Singapura. Kemarin emas berada di USD1.297,23, level tertinggi sejak 20 Agustus 2014.
Di Eropa emas naik ke level 1.122,88 per ons, harga tertinggi sejak Mei 2013 karena ECB akan mengumumkan pembelian obligasi pada 22 Januari. Sementara perbedaan kebijakan moneter telah mendorong USD ke level tertinggi 10 tahun.
Penurunan harga komoditas menimbulkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menahan diri untuk menaikkan suku bunganya karena inflasi gagal naik ke atas target bank sentral sebesar 2%.
"Harga logam mulia yang kuat, dengan emas terus reli seiring berlanjutnya permintaan ETF yang kuat di tengah spekulasi bahwa ECB akan meningkatkan stimulus ekonomi," kata ahli strategi komoditas di Australia & New Zealand Banking Group Ltd Rajneet Kaur seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (21/1/2015).
Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust meningkat untuk hari ketiga menajdi 742,24 metrik ton pada 20 Januari, terpanjang sejak 11 Desember 2014.
Emas di Comex New Yor kuntuk pengiriman Februari diperdagangkan pada USD1.294,10 per ons dari USD1.294,20 pada 20 Januari, ketika berjangka menyelesaikan reli tujuh hari terpanjang sejak Februari tahun lalu.
Harga emas pada 20 Januari naik ke level tertinggi lima bulan ke USD1.297,20 karena meningkatnya permintaan setelah IMF mengikuti langkah Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global.
Platinum untuk pengiriman segera turun 0,7% menjadi USD1.274,38 per ons. Spot perak naik sebanyak 0,3% menjadi USD18,0510 per ons dan palladium diperdagangkan pada USD775,65 per ons dari USD776,25.
Emas untuk pengiriman segera turun menjadi USD1.294,05 per ons pada pukul 09.18 pagi di Singapura. Kemarin emas berada di USD1.297,23, level tertinggi sejak 20 Agustus 2014.
Di Eropa emas naik ke level 1.122,88 per ons, harga tertinggi sejak Mei 2013 karena ECB akan mengumumkan pembelian obligasi pada 22 Januari. Sementara perbedaan kebijakan moneter telah mendorong USD ke level tertinggi 10 tahun.
Penurunan harga komoditas menimbulkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menahan diri untuk menaikkan suku bunganya karena inflasi gagal naik ke atas target bank sentral sebesar 2%.
"Harga logam mulia yang kuat, dengan emas terus reli seiring berlanjutnya permintaan ETF yang kuat di tengah spekulasi bahwa ECB akan meningkatkan stimulus ekonomi," kata ahli strategi komoditas di Australia & New Zealand Banking Group Ltd Rajneet Kaur seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (21/1/2015).
Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust meningkat untuk hari ketiga menajdi 742,24 metrik ton pada 20 Januari, terpanjang sejak 11 Desember 2014.
Emas di Comex New Yor kuntuk pengiriman Februari diperdagangkan pada USD1.294,10 per ons dari USD1.294,20 pada 20 Januari, ketika berjangka menyelesaikan reli tujuh hari terpanjang sejak Februari tahun lalu.
Harga emas pada 20 Januari naik ke level tertinggi lima bulan ke USD1.297,20 karena meningkatnya permintaan setelah IMF mengikuti langkah Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global.
Platinum untuk pengiriman segera turun 0,7% menjadi USD1.274,38 per ons. Spot perak naik sebanyak 0,3% menjadi USD18,0510 per ons dan palladium diperdagangkan pada USD775,65 per ons dari USD776,25.
(rna)
Lihat Juga :