Stok Meningkat, Minyak Merosot di Bawah USD47/Barel
Rabu, 21 Januari 2015 - 10:13 WIB
Stok Meningkat, Minyak Merosot di Bawah USD47/Barel
A
A
A
MELBOURNE - Minyak mentah global diperdagangkan merosot di bawah USD47 per barel karena stok minyak di Amerika Serikat (AS) diproyeksi meningkat, sehingga mendorong spekulasi bahwa banjir pasokan global akan menyebabkan jatuhnya harga.
Dilansir dari Bloomberg, kontrak berjangka (futures) sedikit berubah di New York. Survei Bloomberg News menjelang data pemerintah memerkirakan, pasokan minyak mentah di AS sebagai konsumen minyak terbesar dunia meningkat 2,4 juta barel.
Minyak merosot hampir 50% sepanjang tahun lalu karena AS memroduksi minyak mentah pada laju tercepat dalam lebih dari tiga dekade dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menolak memangkas produksi.
Sementara BHP Billiton Ltd akan mengurangi jumlah sumur pengeboran yang masih aktif di AS sekitar 40% di tengah penurunan harga minyak.
West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Maret berada di USD46,78 per barel, naik 31 sen pada pukul 11.12 siang waktu Sydney. Kontrak Februari berakhir pada 20 Januari berada di level USD46,39.
Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 84% di atas rata-rata 100-hari.
Sementara minyak Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Maret turun 85 sen atau 1,7% ke USD47,99 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD1,52.
Dilansir dari Bloomberg, kontrak berjangka (futures) sedikit berubah di New York. Survei Bloomberg News menjelang data pemerintah memerkirakan, pasokan minyak mentah di AS sebagai konsumen minyak terbesar dunia meningkat 2,4 juta barel.
Minyak merosot hampir 50% sepanjang tahun lalu karena AS memroduksi minyak mentah pada laju tercepat dalam lebih dari tiga dekade dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menolak memangkas produksi.
Sementara BHP Billiton Ltd akan mengurangi jumlah sumur pengeboran yang masih aktif di AS sekitar 40% di tengah penurunan harga minyak.
West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Maret berada di USD46,78 per barel, naik 31 sen pada pukul 11.12 siang waktu Sydney. Kontrak Februari berakhir pada 20 Januari berada di level USD46,39.
Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 84% di atas rata-rata 100-hari.
Sementara minyak Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Maret turun 85 sen atau 1,7% ke USD47,99 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD1,52.
(rna)
Lihat Juga :