Pembalikan Investasi Masih Bisa Terjadi

Selasa, 27 Januari 2015 - 11:11 WIB
Pembalikan Investasi...
Pembalikan Investasi Masih Bisa Terjadi
A A A
JAKARTA - Stimulus dari Bank Sentral Eropa (Europan Central Bank/ECB) senilai 60 miliar euro dinilai belum mampu melindungi pasar finansial negara-negara emerging market, termasuk Indonesia, dari kekhawatiran pembalikan investasi akibat kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (Fed Fund Rate).

Kepala Riset Makro wilayah Asia dari Bank Standard Chartered David Menn mengatakan, tekanan terhadap pasar akibat ketidakpastian rencana suku bunga bank sentral AS itu memang lebih dominan dari pelonggaran likuiditas yang dilakukan ECB. “Rencana kenaikan (suku bunga) AS masih lebih dominan. Meskipun demikian, ke depan saya perkirakan penaikan suku bunga The Fed tidak akan lebih cepat,” kata Menn dalam konferensi pers “Global Research Briefing 2015” di Jakarta kemarin.

Menurut dia, meski sentimen dari The Fed akan lebih dominan, bank sentral AS akan sangat hati-hati mengambil kebijakan suku bunga sebab itu sangat bergantung pada laju pemulihan ekonomi AS yang masih menimbulkan keraguan dari beberapa ekonom. Jika laju pertumbuhan ekonomi AS sesuai harapan, dia memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed akan terjadi September 2015 dengan proyeksi peningkatan 25-50 basis poin.

Namun, jika laju pemulihan ekonomi AS tidak sesuai harapan, kenaikan suku bunga The Fed diperkirakan baru terjadi setelah 2015. Ekonom Standard Chartered lainnya, Eric Sugandi, menilai, penggelontoran stimulus itu terhadap pasar finansial Indonesia akan terasa di semester I dan semester II, tepatnya sebelum The Fed menaikkan suku bunga.Karena itu, dia mengoreksi estimasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dari sebelumnya yang diperkirakan dapat menembus Rp13.000 menjadi sekitar Rp12.500.

Ria martati
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
13 menit yang lalu
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
22 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved