Masih Ditekan Aksi Jual, IHSG Lanjutkan Koreksi ke 5.262
Kamis, 29 Januari 2015 - 16:12 WIB
Masih Ditekan Aksi Jual, IHSG Lanjutkan Koreksi ke 5.262
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan ini melanjutkan koreksi karena masih adanya tekanan jual investor asing. IHSG tergerus 6,13 poin atau 0,12% ke level 5.262,72.
IHSG pagi tadi dibuka meneruskan lajunya di zona merah. IHSG terkoreksi 6,58 poin atau 0,12% ke level 5.262,27.
Sementara IHSG kemarin berakhir di zona merah. IHSG susut 8,30 poin atau 0,16% ke level 5.268,85. Pelemahan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia melemah.
Indeks Hang Seng anjlok 265,96 poin atau 1,07% ke 24.595,85; indeks Straits Times turun 3,44 poin atau 0,10% ke 3.415,71; indeks Shanghai melemah 43,44 poin atau 1,31% ke 3.262,30; dan indeks Nikkei 225 menurun 189,51 poin atau 1,06% ke 17.606,22.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,17 triliun dengan 9,89 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp68,65 miliar. Tercatat 140 saham naik, 155 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Sektor saham sore hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang susut 0,88%, diikuti aneka industri turun 0,81%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah properti yang naik 0,68%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp50 menjadi Rp8.300, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp85 menjadi Rp3.645, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp65 menjadi Rp4.955.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp450 menjadi Rp56.725, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp150 menjadi Rp5.075, dan PT Astra International Tbk (ASII) susut Rp50 menjadi Rp7.775.
(Baca: Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Betah di Zona Merah)
IHSG pagi tadi dibuka meneruskan lajunya di zona merah. IHSG terkoreksi 6,58 poin atau 0,12% ke level 5.262,27.
Sementara IHSG kemarin berakhir di zona merah. IHSG susut 8,30 poin atau 0,16% ke level 5.268,85. Pelemahan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia melemah.
Indeks Hang Seng anjlok 265,96 poin atau 1,07% ke 24.595,85; indeks Straits Times turun 3,44 poin atau 0,10% ke 3.415,71; indeks Shanghai melemah 43,44 poin atau 1,31% ke 3.262,30; dan indeks Nikkei 225 menurun 189,51 poin atau 1,06% ke 17.606,22.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,17 triliun dengan 9,89 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp68,65 miliar. Tercatat 140 saham naik, 155 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Sektor saham sore hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah perkebunan yang susut 0,88%, diikuti aneka industri turun 0,81%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah properti yang naik 0,68%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp50 menjadi Rp8.300, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp85 menjadi Rp3.645, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp65 menjadi Rp4.955.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp450 menjadi Rp56.725, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp150 menjadi Rp5.075, dan PT Astra International Tbk (ASII) susut Rp50 menjadi Rp7.775.
(Baca: Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Betah di Zona Merah)
(rna)
Lihat Juga :