Larang Gunakan Cantrang, Nelayan Minta Susi Beri Solusi

Senin, 02 Februari 2015 - 18:23 WIB
Larang Gunakan Cantrang,...
Larang Gunakan Cantrang, Nelayan Minta Susi Beri Solusi
A A A
JAKARTA - Anggota Front Nelayan Bersatu Bambang Wicaksana menyesalkan kebijakan Susi tentang Peraturan Menteri KP No 2/2015 tentang larangan tangkap ikan dengan alat tidak ramah lingkungan seperti trawls (pukat) dan cantrang.

"Ini yang tidak disosialisasikan. Kita menanyakan aturan pelarangan penggunaan cantrang. Bu Susi ini tidak ada solusinya. Setelah dilarang beliau bilang bukan urusannya," ujar dia di Gedung KKP, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Dia meminta kepada Susi untuk mencari solusi terkait peraturan yang dibuatnya. Jika belum ada, maka nasib nelayan yang akan dipertaruhkan.

"Jutaan nelayan di Jawa Barat dan Jawa Tengah saat ini tidak melaut karena mereka mayoritas menggunakan cantrang. Jika tidak menemukan solusi, maka nelayan mengancam akan terus mengganggu kerja Susi," jelasnya.

Walaupun Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan waktu sosialisasi dan percobaan hingga delapan bulan ke depan, Bambang tetap memprotes.

"Mereka beri waktu sampai September tapi kami tetap menuntut peraturan pelarangan cantrang, kecuali ada solusi yang diberikan," pungkasnya.

Sekedar informasi, Susi menerima delegasi nelayan yang menolak aturan yang diterapkan. Salah satu peraturan yang ditolak nelayan adalah pelarangan penggunaan cantrang untuk menangkap ikan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Kebijakan KKP Soal Penangkapan...
Kebijakan KKP Soal Penangkapan Ikan Berbasis Kuota Dinilai Membantu Nelayan Kecil
Menteri Trenggono: Pemutakhiran...
Menteri Trenggono: Pemutakhiran HPI Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Tunda Penangkapan Ikan Terukur
11 Nelayan Terdampar...
11 Nelayan Terdampar Asal Rote, Dipulangkan KKP dan Pemerintah Australia
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
47 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved