Didukung Aksi Beli, IHSG Ditutup Reli ke 5.315
Rabu, 04 Februari 2015 - 16:11 WIB
Didukung Aksi Beli, IHSG Ditutup Reli ke 5.315
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ketiga pekan ini berakhir melanjutkan kenaikan (reli). IHSG menguat 23,57 poin atau 0,45% ke level 5.315,28.
IHSG pagi tadi dibuka naik 23,98 poin atau 0,45% ke level 5.315,70 dan pada akhir sesi I, IHSG berakhir di level 5.323,27. Posisi tersebut hampir mendekati rekor IHSG yang dicetak pada 23 Januari lalu di level 5.323,89.
Sementara IHSG kemarin ditutup menguat 15,48 poin atau 0,29% ke level 5.291,72. Penguatan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Hari ini, bursa Asia mayoritas berakhir di zona hijau.
Indeks Hang Seng menguat 124,98 poin atau 0,51% ke 24.679,76; indeks Straits Times naik 8,98 poin atau 0,26% ke 3.416,75; indeks Shanghai turun 30,78 poin atau 0,96% ke 3.174,13; dan indeks Nikkei 225 melonjak 342,89 poin atau 1,98% ke 17.678,74.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,79 triliun dengan 6,08 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp749,99 miliar. Tercatat 143 saham naik, 161 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas ditutup menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah infrastruktur yang menguat 1,07%, diikuti keuangan naik 1,01%. Sedangkan yang melemah sektor properti, yang berkurang 0,93% dan konsumer susut 0,23%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp250 menjadi Rp7.300, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat Rp215 menjadi Rp4.870, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp175 menjadi Rp5.375.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp400 menjadi Rp55.300, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp100 menjadi Rp8.300, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) susut Rp150 menjadi Rp15.450.
(Baca: Melonjak 31,55 Poin, IHSG Dekati Rekor)
IHSG pagi tadi dibuka naik 23,98 poin atau 0,45% ke level 5.315,70 dan pada akhir sesi I, IHSG berakhir di level 5.323,27. Posisi tersebut hampir mendekati rekor IHSG yang dicetak pada 23 Januari lalu di level 5.323,89.
Sementara IHSG kemarin ditutup menguat 15,48 poin atau 0,29% ke level 5.291,72. Penguatan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Hari ini, bursa Asia mayoritas berakhir di zona hijau.
Indeks Hang Seng menguat 124,98 poin atau 0,51% ke 24.679,76; indeks Straits Times naik 8,98 poin atau 0,26% ke 3.416,75; indeks Shanghai turun 30,78 poin atau 0,96% ke 3.174,13; dan indeks Nikkei 225 melonjak 342,89 poin atau 1,98% ke 17.678,74.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,79 triliun dengan 6,08 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp749,99 miliar. Tercatat 143 saham naik, 161 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas ditutup menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah infrastruktur yang menguat 1,07%, diikuti keuangan naik 1,01%. Sedangkan yang melemah sektor properti, yang berkurang 0,93% dan konsumer susut 0,23%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp250 menjadi Rp7.300, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat Rp215 menjadi Rp4.870, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp175 menjadi Rp5.375.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp400 menjadi Rp55.300, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp100 menjadi Rp8.300, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) susut Rp150 menjadi Rp15.450.
(Baca: Melonjak 31,55 Poin, IHSG Dekati Rekor)
(rna)
Lihat Juga :