BNI Asset Targetkan Dana Kelolaan Rp15 T

Kamis, 05 Februari 2015 - 12:18 WIB
BNI Asset Targetkan...
BNI Asset Targetkan Dana Kelolaan Rp15 T
A A A
JAKARTA - PT BNI Asset Management targetkan dana kelolaan sebesar Rp15 triliun hingga akhir tahun 2015.

Untuk itu, perseroan akan mengeluarkan beberapa produk baru pada tahun ini. “Target produk baru, kami akan mengeluarkan produk reksa dana terproteksi,” ujar Presiden Direktur BNI Asset Management Reita Ferianti di Jakarta, kemarin. Dia melanjutkan, perseroan setiap bulan bisa meluncurkan satuproduk.“Karena request -nya banyak, jadi kita luncurkan. Kita juga akan luncurkan reksa dana pasar uang namanya kemilau. Reksa dana saham juga akan kami luncurkan,” imbuhnya.

Selain itu, perseroan akan merambah ke sektor reksa dana syariah. Tahun ini kita rencanakan meluncurkan satu reksa dana saham berbasis syariah. Perseroan menargetkan, peluncuran reksa dana syariah akan dilakukan pada kuartal/II 2015. Reita menjelaskan, meski pertumbuhan reksa dana syariah kurang menggairahkan, perseroan memiliki strategi khusus untuk mengembangkan reksa dana nonkonvensional ini.

“Kami secara makro, internal BNI juga menyasar enam bisnis unggulan. Tentunya finansial masih tetap ada, konsumer, industri semen, infrastruktur dan kemaritiman. Kami tetap optimistis ini akan menjadi salah satu pilihan investasi di masyarakat,” katanya. Pada kesempatan sama Direktur BNI Asset Manajemen Isbono M I Putro menambahkan, kondisi perekonomian Indonesia yang mulai membaik akan membantu perseroan dalam mencapai target tersebut.

“Kisruh politik dalam negeri sudah menjadi hal biasa, masyarakat kita sudah punya imun sendiri. Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan diprediksikan hingga akhir tahun mencapai di level 6.000,” imbuhnya. Tumbuhnya IHSG pada tahun ini akan memengaruhi reksa dana saham.

“Reksa dana saham akan relay dengan indeks,” katanya. Adapun, Reksa dana saham yang dimiliki BNI Asset Manajemen tumbuh 50% hingga akhir tahun 2014. Di sisi lain, perseroan juga akan menerbitkan reksa dana saham. “Untuk reksa dana saham, kita akan buat juga biar lebih agresif, biar performanya bisa lebih dinamis,” paparnya.

Arsy ani s
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
30 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Bayar Bunga Warisan...
Bayar Bunga Warisan Jokowi Rp183 T, Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved