Minyak Mentah Menuju Kenaikan Mingguan Kedua

Jum'at, 06 Februari 2015 - 09:40 WIB
Minyak Mentah Menuju...
Minyak Mentah Menuju Kenaikan Mingguan Kedua
A A A
MELBOURNE - Minyak mentah menuju kenaikan mingguan kedua di tengah volatilitas tertinggi dalam hampir enam tahun terakhir.

Kontrak berjangka (futures) naik untuk hari kedua di New York dan menuju kenaikan sebesar 5,3% sepanjang pekan ini. Indeks volatilitas perdagangan minyak mentah berjangka (CBOE) berakhir di 63,14 pada hari Kamis, level tertinggi sejak April 2009.

Menurut data dari PJK International, pedagang menyimpan bahan bakar dalam volume terbesar di Eropa setelah harga minyak mentah merosot hampir 50% pada tahun lalu di tengah banjir pasokan global.

Minyak menghentikan reli terbesarnya empat hari sejak Januari 2009 pada Rabu setelah data pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan stok minyak mentah di AS meningkat ke level tertinggi sejak 1982.

Sementara Arab Saudi memangkas harga minyak untuk penjualan bulan Maret ke Asia ke level terendah dalam 14 tahun terakhir. Hal ini memberi sinyal bahwa produsen terbesar OPEC tersebut ingin berkompetisi.

"Ada perdebatan besar apakah pasar harus fokus pada situasi pasokan minyak yang bearish saat ini di tengah adanya sinyal perubahan," kata analis pasar senior di Price Futures Group Phil Flynn seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (6/2/2015).

West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Maret naik USD1 menjadi USD51,48 per barel dan berada di USD50,82 pada pukul 11.13 siang waktu Sydney.

Kontrak telah naik 4,2% menjadi USD50,48 pada hari Kamis. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 38% di bawah rata-rata 100 hari.

Sementara minyak Brent di London berbasis ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Maret naik USD2,41 atau 4,5% menjadi USD56,57 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD6,09.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
6 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
6 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
7 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
7 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
7 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved