Rupiah Berakhir Positif ke Rp12.620/USD

Jum'at, 06 Februari 2015 - 16:40 WIB
Rupiah Berakhir Positif...
Rupiah Berakhir Positif ke Rp12.620/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengakhir pekan ini positif seiring rekor baru yang berhasil dicetak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.620 per USD. Posisi tersebut menguat 14 poin dibanding posisi penutupan Kamis (5/2/2015) di level Rp12.634 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.618 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.591 per USD dan terlemah di level Rp12.628 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik juga pada level Rp12.620 per USD, dengan kisaran harian Rp12.580-Rp12.645 per USD. Posisi tersebut memburuk 7 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.613 per USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah berada di level Rp12.630 per USD. Posisi itu menguat 5 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.635 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.613 per USD. Posisi ini menguat 40 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.653 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, positifnya posisi rupiah dipengaruhi masuknya dana asing ke Indonesia di tengah turunnya kinerja ekspor dalam menopang pertumbuhan ekonomi domestik.

"Masuknya dana asing membatasi depresiasi rupiah," kata dia, Jumat (6/2/2015).

Sementara IHSG sore ini berhasil mencatat rekor baru didukung aksi beli asing yang tercatat mencapai Rp1,2 triliun. IHSG ditutup melesat 62,62 poin atau 1,19% ke level 5.342,52.

(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir di Level Rp12.624/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
6 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
6 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
7 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
7 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
7 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved