Rupiah Berakhir Makin Loyo ke Rp12.693/USD
Senin, 09 Februari 2015 - 16:27 WIB
Rupiah Berakhir Makin Loyo ke Rp12.693/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir makin loyo di tengah relinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah sore ini berada di level Rp12.693 per USD. Posisi itu anjlok 63 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.630 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.679 per USD. Posisi ini terkoreksi 66 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.613 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.673 per USD. Posisi tersebut memburuk 43 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.630 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp12.653 per USD. Posisi tersebut melemah 33 poin dibanding posisi penutupan Jumat (6/2/2015) di level Rp12.620 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.676 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.642 per USD dan terlemah di level Rp12.698 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah hari ini tertekan menguatnya USD setelah data nonfarm payrolls Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari estimasi awal.
"Sentimen itu menghambat pergerakan rupiah sejak awal perdagangan," kata dia, Senin (9/2/2015).
Sementara IHSG hari ini ditutup berhasil memperpanjang kenaikan di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG menguat 5,96 poin atau 0,11% ke level 5.348,47.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir pada Rp12.643/USD)
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah sore ini berada di level Rp12.693 per USD. Posisi itu anjlok 63 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.630 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.679 per USD. Posisi ini terkoreksi 66 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.613 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.673 per USD. Posisi tersebut memburuk 43 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.630 per USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp12.653 per USD. Posisi tersebut melemah 33 poin dibanding posisi penutupan Jumat (6/2/2015) di level Rp12.620 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.676 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.642 per USD dan terlemah di level Rp12.698 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah hari ini tertekan menguatnya USD setelah data nonfarm payrolls Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari estimasi awal.
"Sentimen itu menghambat pergerakan rupiah sejak awal perdagangan," kata dia, Senin (9/2/2015).
Sementara IHSG hari ini ditutup berhasil memperpanjang kenaikan di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG menguat 5,96 poin atau 0,11% ke level 5.348,47.
(Baca: Rupiah Siang Ini Parkir pada Rp12.643/USD)
(rna)