Pelni Bidik Pendapatan Tahun Ini Rp2,9 Triliun

Rabu, 11 Februari 2015 - 15:26 WIB
Pelni Bidik Pendapatan...
Pelni Bidik Pendapatan Tahun Ini Rp2,9 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni sepanjang tahun ini membidik pendapatan sebesar Rp2,9 triliun.

Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Pelni Akhmad Sujadi mengatakan, target pendapatan perseroan meningkat 15,5% dibandingkan realisasi sepanjang tahun lalu sebesar Rp2,51 triliun.

"Pendapatan tersebut kami peroleh dari pengoperasian 24 kapal Pelni yang telah ada saat ini," kata Sujadi kepada sejumlah media di Gedung DPR, Senayan, Rabu (11/2/2015).

Meskipun telah memeroleh pendapatan yang besar, namun perusahaan pelayaran plat merah ini masih membukukan keuntungan kecil.

"Keuntungan tahun lalu masih kecil Rp4 miliar, tapi jumlahnya masih lebih besar karena tahun 2013 kami masih rugi Rp634 miliar," ungkapnya.

Untuk menggenjot keuntungan pada tahun ini, kata Sujadi, perseroan telah memiliki rencana bisnis untuk menekan biaya operasional, di antaranya menghapuskan kelas eksekutif menjadi single class, yaitu kelas bisnis.

"Rata-rata load factor kita 60%, pada saat libur Lebaran, Natal dan Tahun Baru kita kelebihan penumpang. Tapi untuk kelas eksekutif sepi, perbandingan di ekonomi 1.000 orang, sedangkan eksekutif 50 orang," ungkapnya.

Rencana bisnis lainnya, yaitu menekan efisiensi produksi tiket penumpang. Jika sebelumnya calon penumpang Pelni memperoleh tiket yang berlembar-lembar, mulai awal tahun ini hanya diberikan satu lembar tiket yang telah di barcode. Dengan demkian perseroan bisa menghemat Rp2,2 miliar/bulan.

"Kami juga menghemat BBM, dengan mengatur kecepatan kapal agar konstan. Hal ini distandarkan dengan teknik rata-rata waktu tempuh hanya telat 1% karena biaya bahan bakar setahunya cukup besar sekitar Rp1,3 triliun" ungkap dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Tugaskan...
Pemerintah Tugaskan PELNI Tambah Kapal di Wilayah Pangkep
Transportasi Laut Pelni...
Transportasi Laut Pelni Penggerak Ekonomi di Timur Indonesia
PELNI Services-Kemenhub...
PELNI Services-Kemenhub Sepakat Kerja Sama Tingkatkan Kenyamanan Berlayar di Indonesia
Beri Perlindungan ke...
Beri Perlindungan ke Penumpang Kapal, Pelni Gandeng Asuransi Aspan
Potensi Bisnis Barang...
Potensi Bisnis Barang Meningkat, PT PELNI Gelar Audiensi dengan Pelanggan
Bepergian Pakai Kapal...
Bepergian Pakai Kapal Laut Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved