Pelni Siap Beli Enam Kapal Barang dari Dana PMN

Rabu, 11 Februari 2015 - 16:55 WIB
Pelni Siap Beli Enam...
Pelni Siap Beli Enam Kapal Barang dari Dana PMN
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni siap membeli enam unit kapal barang paska memperoleh dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp500 miliar.

Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Pelni Akhmad Sujadi mengatakan, selain terus meningkatkan layanan penumpang, perseroan pada tahun ini berencana mengembangkan lini usaha kargo.

"Kontribusi kargo kita memang masih kecil sebesar 14,5%, nanti akan kita tingkatkan dengan penambahan unit kapal kargo," kata Sujadi kepada sejumlah media di Gedung DPR, Senayan, Rabu (11/2/2015).

Melalui suntikan modal negara dari PMN sebesar Rp500 miliar, Pelni berencana membeli enam kapal khusus pengangkut barang, di antaranya dua unit untuk kapal berkapasitas 700 teus dan empat unit kapal berkapasitas 350 teus.

"Kami tidak melayani pelabuhan yang telah dimasuki swasta, tapi kita bidik ke daerah yang belum masuk kapal, seperti dari Kijang, Kepulauan Riau ke Tanjung Pinang lalu Letung dan Anambas," paparnya.

Potensi angkutan barang di wilayah tersebut, kata dia, cukup bagus. Pelni bahkan telah menggandeng pemerintah daerah (pemda) setempat untuk bisa menggali sumber daya alam (SDA) yang bisa diangkut.

"Kami telah menghubungi bupati di sana, mereka memiliki hasil perkebunan dan perikanan. Misalnya, di Anambas potensinya besar tapi terdiri dari kepulaun kecil dan tidak dimasuki jalur kapal," pungkasnya.

Sujadi menyatakan, karena yang dilayani adalah rute perintis maka biaya operasional bahan bakarnya akan menggunakan dana public services obligation (PSO) dari pemerintah.

"Kapal dibeli dari PMN kalau bahan bakarnya dari PSO. Tahun ini, kita usulkan PSO Rp1,6 triliun. Sedangkan tahun lalu realisasi PSO Rp700 miliar dari usulan Rp800 miliar," tutupnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Tugaskan...
Pemerintah Tugaskan PELNI Tambah Kapal di Wilayah Pangkep
Transportasi Laut Pelni...
Transportasi Laut Pelni Penggerak Ekonomi di Timur Indonesia
PELNI Services-Kemenhub...
PELNI Services-Kemenhub Sepakat Kerja Sama Tingkatkan Kenyamanan Berlayar di Indonesia
Beri Perlindungan ke...
Beri Perlindungan ke Penumpang Kapal, Pelni Gandeng Asuransi Aspan
Potensi Bisnis Barang...
Potensi Bisnis Barang Meningkat, PT PELNI Gelar Audiensi dengan Pelanggan
Bepergian Pakai Kapal...
Bepergian Pakai Kapal Laut Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Infografis
Muhammadiyah Pindahkan...
Muhammadiyah Pindahkan Dana dari BSI ke Dua Bank Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved