Pertamina-Akuo Energy Kembangkan Energi Terbarukan

Rabu, 11 Februari 2015 - 17:14 WIB
Pertamina-Akuo Energy...
Pertamina-Akuo Energy Kembangkan Energi Terbarukan
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) dan Akuo Energy hari ini menandatangani kesepakatan kerja sama pengembangan energi baru dan terbarukan untuk ketenagalistrikan di Indonesia.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Energi Baru dan Terbarukan Pertamina Yenni Andayani dan CEO Akuo Energy Eric Scotto. Kerja sama akan difokuskan pada pengembangan energi angin (Wind), Solar PV, dan Ocean Thermal Energy Convertion (OTEC).

Yenni mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup baik telah memicu pertumbuhan permintaan listrik rata-rata sekitar 8,5% per tahun sejak 2011.

"Pertamina dan Akuo Energy melalui kerja sama ini ingin mendukung pemerintah dalam hal penyediaan energi listrik berbasis energi baru dan terbarukan. Kami akan melakukan identifikasi lokasi-lokasi sesuai dengan ketiga jenis EBT yang akan dikerjasamakan," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Seperti diketahui, pemerintah memiliki perhatian lebih terhadap daerah-daerah terpencil yang listriknya masih bergantung pada diesel. Pada tahap ini kami akan fokus ke wilayah-wilayah tersebut.

"Pada tahap awal, Pertamina dan Akuo Energy akan menetapkan tiga pulau untuk lokasi pembangkit listrik dengan mempertimbangkan luasan pulau, populasi penduduk, dan kebutuhan listriknya. Konstruksi pembangkit listrik pertama diharapkan berupa Solar PV dengan kapasitas 5 MW pada 2016," jelasnya.

Pada tahun berikutnya, Pertamina dan Akuo Energy akan mulai membangun tambahan pembangkit listrik berbasis Solar PV berkapasitas 5MW dan juga pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 60 MW.

Dia juga mengungkapkan pada 2018 kedua perusahaan menargetkan untuk dapat mulai membangun pembangkit listrik berbasis EBT dengan skala lebih besar, sehingga kombinasi pembangkitan listrik berbasis Wind, Solar PV, dan OTEC nantinya memiliki kapasitas total sebesar 560 MW.

"Pada 2018, kami harapkan pengembangan Wind, Solar PV, dan OTEC dalam skala lebih besar sudah dimulai sehingga kapasitas total pembangkitan listrik berbasis ketiga jenis EBT tersebut mencapai 560 MW," tuturnya.

Dengan demikian, kerjasama ini tidak sekadar berkontribusi positif bagi lingkungan dengan membangun pembangkit listrik yang bebas emisi, tetapi juga menjadikan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam pengembangan EBT di kawasan ASEAN.

"Untuk konstruksi proyek-proyek EBT ini, kami juga akan optimalkan pemanfaatan konten lokal," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
1 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
10 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
11 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
12 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
13 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
13 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved