IHSG Diproyeksi pada Kisaran 5.298-5.375
Kamis, 12 Februari 2015 - 08:17 WIB
IHSG Diproyeksi pada Kisaran 5.298-5.375
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikan, namun dalam kisaran terbatas.
"Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.298 dan resistance 5.375," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Kamis (12/2/2015).
Proyeksi kenaikan ini didukung sentimen dari dalam negeri lantaran sentimen dari luar cenderung menekan IHSG. Pasar saham Amerika Serikat (AS) semalam ditutup melemah. Indeks Dow Jones Industrial Avg turun sebesar 0,04%, sedangkan indeks S&P500 terkoreksi sebesar 0,01%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks regional pagi ini variatif (mixed). Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 1,64%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) melemah 0,53%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik 0,76% ke level USD49,21 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,05% ke posisi
USD1.218,40 per troi ons.
Dari dalam negeri, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat mengucurkan penyertaan modal negara (PMN) bagi 27 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Empat di antara 27 BUMN yang
mendapatkan PMN merupakan perusahaan tercatat (emiten).
Keempat emiten BUMN yang mendapatkan PMN diantaranya adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
"Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.298 dan resistance 5.375," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Kamis (12/2/2015).
Proyeksi kenaikan ini didukung sentimen dari dalam negeri lantaran sentimen dari luar cenderung menekan IHSG. Pasar saham Amerika Serikat (AS) semalam ditutup melemah. Indeks Dow Jones Industrial Avg turun sebesar 0,04%, sedangkan indeks S&P500 terkoreksi sebesar 0,01%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks regional pagi ini variatif (mixed). Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 1,64%, sedangkan indeks KOSPI Composite (Korea Selatan) melemah 0,53%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik 0,76% ke level USD49,21 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,05% ke posisi
USD1.218,40 per troi ons.
Dari dalam negeri, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat mengucurkan penyertaan modal negara (PMN) bagi 27 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Empat di antara 27 BUMN yang
mendapatkan PMN merupakan perusahaan tercatat (emiten).
Keempat emiten BUMN yang mendapatkan PMN diantaranya adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
(rna)
Lihat Juga :