Jepang Diminta Tambah Investasi di Indonesia

Kamis, 12 Februari 2015 - 10:07 WIB
Jepang Diminta Tambah...
Jepang Diminta Tambah Investasi di Indonesia
A A A
CIKARANG - Menteri Perdagangan (Mendag) Rahmat Gobel mengharapkan para pengusaha Jepang menambah investasinya di Indonesia. Industri manufaktur dinilai merupakan sektor yang sangat cocok bagi para investor asal Negeri Matahari Terbit ini.

Kendati demikian, kata Mendag, Jepang diharapkan juga bersedia melakukan transfer teknologi sehingga sumber daya manusia (SDM) Indonesia bisa menyerap teknologi yang dimiliki Jepang. “Pembangunan sumber daya manusia kalau kita bisa memanfaatkan investasi ini, kita bisa membangun diri kita sendiri.

Saya akan terus mendorong investasi Jepang di Indonesia bukan sekadar untuk meningkatkan ekspor 300%, melainkan bagaimana bisa membangun dengan peningkatan itu,” ucap Gobel di sela acara Seminar Kewirausahaan dan Monozukuri di Cikarang, Jawa Barat, kemarin.

Dia menambahkan, memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia harus mampu bertarung dan menjadi juara dengan keunggulan sumber daya manusia. Ini yang diperlukan Indonesia dari investasi Jepang yang masuk ke Indonesia. “Kalau kita bisa memanfaatkan investasi ini, saya kira bukan hanya tempat perusahaan kita kerja bisa membuat produk berkualitas, tetapi kita bisa membangun diri kita sendiri,” ungkapnya.

Menurut Gobel, di dalam perusahaan- perusahaan manufaktur Jepang tertanam spirit monozukuri yang mengandung makna lebih dari sekadar memproduksi barang. “Tetapi, dalam membuat barang berkualitas mereka harus membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kita harus memahami mengenai monozukuri dan harus bisa mendarah daging dalam diri kita supaya kita tahu apa yang kita kerjakan, memahami kelebihan dari Jepang ada nilai-nilai lain yang dibutuhkan Indonesia,” paparnya.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nus Nuzulia Ishak mengatakan, salah satu perusahaan Jepang di Indonesia, PT Indonesia Epson Industry, memiliki ekspor sebesar USD1,32 miliar pada 2014 dari Indonesia ke berbagai negara. “Ini yang terbesar mengisi ekspor ke seluruh negara dengan negara tujuan utama Amerika dan Uni Eropa. Ini terbesar di dunia,” sebutnya.

Presiden Direktur PT Indonesia Epson Industry (IEI) Eiichi Abe mengatakan, sampai saat ini volume penjualan mencapai 14 kali lipat dari tahun fiskal 1995. “Puncak produksinya adalah 50.000 unit printer per hari untuk ekspor. Jumlah karyawan mencapai 10.000 orang dan skala perusahaan telah tumbuh mencapai 30.000 orang, termasuk pemasok dalam negeri,” ucapnya.

Oktiani endarwati
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
11 menit yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
35 menit yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
48 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
1 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
2 jam yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved