Pagar Pembatas Pulau Jalan Kapten Muslim Dirusak

Kamis, 12 Februari 2015 - 12:16 WIB
Pagar Pembatas Pulau...
Pagar Pembatas Pulau Jalan Kapten Muslim Dirusak
A A A
MEDAN - Pagar pembatas trotoar di Jalan Kapten Muslim tepatnya di dekat Pasar Sei Kambing, rusak. Tidak diketahui siapa pelaku perusakan pagar tersebut. Beberapa batang besi terlihat terpotong sehingga menjadi celah bagi warga untuk menerobos melintas jalan.

“Sebelumnya pagar itu utuh dan menjadi penghalang bagi warga untuk tidak menyeberang jalan. Jika bisa menerobos seperti selama ini, PKL akan ramai berjualan di kawasan ini, yang akhirnya membuat macet,” kata Haryono, 34, warga Medan Helvetia, Rabu (11/2).

Ironisnya pembangunan pagar tersebut luput dari pantauan pihak terkait, sehingga ada oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mudahnya mematahkan besi-besi pagar tersebut. Menurutnya, pembuatan pagar pembatas tersebut memberi dampak positif dan negatif.

Apabila dipagar, warga yang ingin melintas terpaksa memutar arah. Sedangkan jika dibebaskan, jalan ini akan semrawut dengan kehadiran PKL. Secara pribadi dia menilai keberadaan pagar pembatas tersebut sangat bagus untuk mengurangi kemacetan. Dia menyesalkan kurangnya pengawasan dinas terkait.

Dia menduga pengambilan besi pagar tersebut bukan hanya untuk memudahkan warga menerobos jalan, tetapi bisa saja diperjualbelikan kembali karena saat ini banyak pembeli yang menampung besi. “Lihat saja banyak besi yang terpotong, bisa saja itu ulah pencuri,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Helena, 43, warga jalan Gatot Subroto yang hendak berbelanja ke Pasar Sei Kambing. Dia memanfaatkan betul pagar pembatas yang bolong. Dengan begitu dia tidak perlu menempuh jalan memutar. Dia mengakui jika menerobos pagar pembatas yang bolong itu salah, tetapi karena banyaknya warga yang menggunakan, dia pun ikut-ikutan.

“Namanya pagar berarti tanda tidak boleh dilewati, tapi untuk apa kita memutar lagi. Lebih baik lewat sini lebih cepat. Kalau tidak ramai dan tidak macet tidak apa-apa kan,” katanya.

Irwan siregar
(bhr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
8 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
8 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
8 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
8 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
8 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
9 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved