Target Pajak Jokowi Berpotensi Ganggu Investasi

Senin, 16 Februari 2015 - 07:08 WIB
Target Pajak Jokowi...
Target Pajak Jokowi Berpotensi Ganggu Investasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan, target pajak yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui APBN Perubahan 2015 berpotensi memunculkan efek dana tertarik keluar (crowding out). Hal ini karena investasi terganggu.

Menurut David, ke depan hal ini juga akan menghambat laju rupiah. Dikhawatirkan di saat perekonomian dunia sedang melemah efek kenaikan pajak menjadi masalah.

"Pajak dinaikan akan khawatir munculnya efek crowding out, dana tertarik ke insentif, atau minat investasi berkurang karena pajak meningkat," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (15/2/2015).

Tetapi secara keseluruhan, APBN Perubahan yang disahkan kemarin memiliki pengaruh yang cukup baik karena disetujui oleh parlemen. Tak ada pertentangan berarti.

"Sebagian tidak ada pertentangan yang berarti. Usulan disetujuinya penambahan modal BUMN melalui PMN cukup positif. Mungkin hanya dari sisi perpajakan, ada peningkatan cukup besar target pajak dari tahun lalu," jelas David.

Untuk kisruh KPK-Polri dijelaskan sudah bukan lagi sentimen yang berarti. "Itu sudah non isu ya, sudah sampai ke tahap akhir. Harapannya jangan larut," tegasnya.

Sekadar informasi, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah sepakat mematok target pajak non migas sebesar Rp1.489,7 triliun dan pajak migas Rp139,3 triliun. Target ini meningkat dari tahun sebelumnya, yang ditargetkan jumlah pendapatan negara dari sektor pajak sebesar Rp1.200 triliun.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
49 menit yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
1 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
1 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
1 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
2 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
2 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved