RAPP Siap Tingkatkan Pengelolaan Hutan Lestari

Senin, 16 Februari 2015 - 09:42 WIB
RAPP Siap Tingkatkan...
RAPP Siap Tingkatkan Pengelolaan Hutan Lestari
A A A
JAKARTA - Managing Director Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Tony Wenas menyatakan, pihaknya siap menjalin kerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan pengelolaan hutan di Tanah Air.

Kemampuan RAPP dalam mengelola hutan secara lestari yang didukung dengan regulasi pemerintah akan memberi nilai tambah bagi masyarakat. ”Kuncinya memang kolaborasi antara pemerintah dan swasta,” katanya dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Tony menuturkan, sebagai solusi pengelolaan hutan, pihaknya mengembangkan hutan tanaman industri (HTI) di hutan terdegradasi sebagai sumber bahan baku untuk industri bubur kayu dan kertas yang dioperasikan. Tony juga menegaskan, pihaknya melakukan kajian hutan bernilai konservasi tinggi (HCV) untuk memastikan hutan yang punya peran penting untuk konservasi tetap terlindungi. ”Sampai saat ini kami memproteksi kawasan hutan seluas 290.000 hektare,” katanya.

Dia melanjutkan, hutan yang diproteksi dipastikan bakal lebih luas. Pasalnya, berdasarkan kebijakan pengelolaan hutan lestari yang sudah dicanangkan setahun lalu, RAPP akan mendukung konservasi hutan dengan perbandingan 1:1 dari luas HTI. ”Jadi kami tegaskan, HTI adalah solusi pengelolaan hutan yang lebih baik, bukan masalah,” katanya.

RAPP memproduksi 2,8 juta ton pulp dan 820.000 kertas setiap tahunnya. Berbekal sertifikat legalitas kayu dan pengelolaan hutan lestari, RAPP berhasil mengekspor produk unggulannya, PaperOne, ke 75 negara.

Staf Ahli Menteri Kehutanan bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Putera Parthama mengatakan, Kementerian LHK menawarkan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama meningkatkan pengelolaan hutan di Tanah Air.

Kerja sama ini diperlukan untuk menekan deforestasi, penegakan hukum, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan menjadi lebih baik. ”Sinergi antara sektor privat, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci untuk pengelolaan hutan yang lebih baik,” katanya.

Oktiani endarwati
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
32 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
42 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
56 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved