Penjelasan Suryamin soal Surplus Perdagangan RI

Senin, 16 Februari 2015 - 14:29 WIB
Penjelasan Suryamin...
Penjelasan Suryamin soal Surplus Perdagangan RI
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada awal tahun tepatnya Januari 2015 mengalami surplus USD710 juta. Kepala BPS Suryamin menjelaskan pencapaian tersebut disebabkan adanya penurunan harga minyak dunia dan kebijakan pelepasan harga BBM subsidi ke pasar.

Dia memaparkan, impor Januari 2015 mengalami penurunan sebesar 15,59% dari Januari 2014. Sementara dari Desember 2014 mengalami penurunan sebesar 12,77%.

"Berarti ada program konversi dan penurunan konsumsi minyak di masyarakat. Semoga ini trennya bisa berlanjut sehingga tetap positif surplus kita," ujarnya di Jakarta, Senin (16/2/2015).

Sementara itu, impor migas tercatat USD2,12 miliar pada Januari 2015. Angka tersebut mengalami penurunan 37,59% dari Desember 2014. Untuk impor nonmigas juga mengalami penurunan dari Desember 2014, yaitu USD11,05 miliar ke USD10,48 miliar.

"Penurunan migas akibat penurunan harga minyak dunia. Impor migas alami penurunan 40,42% dari Januari 2014. Sedangkan, impor nonmigas turun 7,83%. Karena harga minyak turun dan juga ada pergeseran konsumsi minyak ke gas," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved