IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.251-5.384
Rabu, 18 Februari 2015 - 08:17 WIB
IHSG Diprediksi pada Kisaran 5.251-5.384
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan menjelang libur Imlek diprediksi melanjutkan kenaikan (reli) didukung positifnya Wall Street semalam.
"IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan. IHSG akan bergerak di kisaran support 5.251 dan resistance 5.384," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Rabu (18/2/2015).
Potensi reli tersebut mendapatkan sentimen positif dari pasar saham Amerika Serikat (AS) yang semalam ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar 0,16%, sedangkan indeks S&P500 menguat sebesar 0,16%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 0,88%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,86% ke level USD53,07 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,04% ke posisi
USD1.208,10 per troi ons.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI (BI rate) sebesar 25 basis poin, ke level 7,5% dari sebelumnya 7,75%. Sementara suku bunga lending facility tetap di level 8% dan deposit facility turun sebesar 25 basis poin ke level 5,5% dari 5,75%.
Kebijakan itu diambil karena keyakinan inflasi yang rendah, dan berada di kisaran 4 plus minus 1%.
"IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan. IHSG akan bergerak di kisaran support 5.251 dan resistance 5.384," kata analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, Rabu (18/2/2015).
Potensi reli tersebut mendapatkan sentimen positif dari pasar saham Amerika Serikat (AS) yang semalam ditutup menguat. Indeks Dow Jones Industrial Avg naik sebesar 0,16%, sedangkan indeks S&P500 menguat sebesar 0,16%.
Dari pasar Asia, pergerakan indeks utama regional pagi ini positif. Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat sebesar 0,88%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,86% ke level USD53,07 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,04% ke posisi
USD1.208,10 per troi ons.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI (BI rate) sebesar 25 basis poin, ke level 7,5% dari sebelumnya 7,75%. Sementara suku bunga lending facility tetap di level 8% dan deposit facility turun sebesar 25 basis poin ke level 5,5% dari 5,75%.
Kebijakan itu diambil karena keyakinan inflasi yang rendah, dan berada di kisaran 4 plus minus 1%.
(rna)
Lihat Juga :